Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan melemah hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (6/08/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Melemah Hari Ini.
Saham AS ditutup melemah pada Selasa (5/8): Dow Jones -0,14%, S&P 500 -0,49%, Nasdaq -0,65%. Pasar tertekan karena investor mencerna data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan dan komentar terbaru Trump tentang tarif.
Pasar komoditas ditutup beragam pada Selasa (5/8). Minyak WTI -1,55% menjadi USD 65,24/barel, minyak Brent -1,63% menjadi USD 67,60/barel, batu bara -0,17% menjadi USD 117,00/ton, CPO +2,46% menjadi MYR 4.290, dan emas +0,21% menjadi USD 3.380,6/oz.
Sebagian besar bursa saham Asia ditutup menguat pada Selasa, 5/8): Kospi naik +1,60%, Hang Seng +0,68%, Nikkei +0,65%, dan Shanghai +0,96%.
IHSG menguat 0,68% ke level 7.515,2, meskipun mencatatkan jual bersih asing sebesar Rp552,4 miliar. Di pasar reguler, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp647,1 miliar, sementara di pasar negosiasi terjadi jual bersih sebesar Rp94,7 miliar. Saham-saham dengan beli bersih asing tertinggi di pasar reguler adalah BMRI (Rp188,2 miliar), BBCA (Rp161,3 miliar), dan CUAN (Rp96,8 miliar), sementara jual bersih asing tertinggi adalah BBRI (Rp236,3 miliar), TOBA (Rp53,2 miliar), dan BRMS (Rp39,2 miliar). Saham-saham dengan pergerakan teratas termasuk AMMN, BBCA, dan BMRI, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah AMMN, BREN, dan TPIA.
Baik Kospi (-0,31%) maupun Nikkei (-0,01%) dibuka melemah pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini, terbebani oleh sentimen negatif dari pasar regiona,” demikian tertulis di website.
