TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Target BEI: Jumlah Emiten 1.200 hingga Kapitalisasi Pasar Capai Rp20 Ribu Triliun

Busthomi
11 August 2025 | 13:49
rubrik: Capital Market
Target BEI: Jumlah Emiten 1.200 hingga Kapitalisasi Pasar Capai Rp20 Ribu Triliun

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki beberapa target dan inisiatif yang akan dicapai hingga tahun 2029 nanti. Beberapa hal yang akan dicapainya antara lain, jumlah perusahaan tercatat, likuiditas perdagangan, market cap/kapitalisasi pasar Perusahaan tercatat, hingga bisa mendukung terciptanya perekonomian nasional di angka 8%.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman mengatakan, pasar modal yang berfungsi dengan baik adalah kunci untuk memulai siklus peningkatan likuiditas perdagangan dan valuasi Perusahaan yang lebih adil.

“Sehingga pada akhirnya, memungkinkan lebih banyak penciptaan lapangan kerja dan investasi untuk pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Iman saat HUT Pasar Modal ke-48, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (11/8/2025).

Kata dia, sejak diaktifkannya kembali 48 tahun lalu, pasar modal Indonesia terus menunjukkan peran strategisnya dalam pembangunan ekonomi nasional. Kapitalisasi pasar saham berhasil mencatatkan rekor baru pada tahun ini mencapai posisi tertinggi yaitu sebesar Rp13.701 triliun pada 29 Juli 2025 yang lalu.

Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) perdagangan di pasar modal Indonesia berada pada posisi Rp13,56 triliun yang turut diikuti dengan data volume transaksi harian sebesar 22 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi harian mencapai 1,29 juta kali transaksi.

Sampai dengan 8 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup meningkat 6,41% secara year-to-date pada level 7.533,385 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp13.434 triliun. Sebagian besar indikator perdagangan pasar modal Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan dan memiliki potensi pertumbuhan lebih lanjut.

Saat ini, pasar modal Indonesia menempati posisi ke-17 di antara negara lain dalam hal nilai kapitalisasi pasar dan berada pada posisi ke-2 di ASEAN dari segi jumlah perusahaan tercatat.

Pada tahun 2025, perdagangan derivatif di pasar modal Indonesia juga mencatatkan rekor total volume tahunan tertinggi sepanjang sejarah sejak produk derivatif mulai diinisiasi. Rekor ini dicapai pada 8 Agustus 2025 dengan total volume transaksi derivatif sebanyak 8.573 kontrak. Total volume ini meningkat 369% dibandingkan pada akhir tahun 2024 lalu.

BACA JUGA:   Sektor Aneka Industri Topang Penguatan IHSG

Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya minat investor terhadap instrumen derivatif sekaligus turut mencerminkan efektivitas strategi pengembangan pasar derivatif di pasar modal Indonesia.

Dari sisi pencatatan efek, sampai dengan 8 Agustus 2025, BEI telah berhasil mencatatkan 22 saham baru, 116 emisi obligasi, 2 Exchange-Traded Fund (ETF) baru, serta 288 seri baru Structured Warrant. Total fund-raised IPO saham mencapai Rp10,39 triliun dengan 6 pipeline saham pada tahun 2025 ini.

Dengan data pencatatan tersebut, sampai saat ini telah terdapat 954 perusahaan tercatat di BEI. 

Berdasarkan data Single Investor Identification (SID) sampai dengan 8 Agustus 2025, jumlah investor pasar modal yang terdiri dari investor saham, obligasi, reksa dana, dan surat berharga lainnya telah meningkat sejumlah 2,7 juta investor sehingga menjadi 17,59 juta investor.

Sementara itu, data investor saham terdapat dan surat berharga lainnya terdapat peningkatan lebih dari 1 juta investor sejak tahun 2024 menjadi 7,5 juta investor saham sampai dengan 8 Agustus 2025.

Selanjutnya, partisipasi investor ritel pun masih cukup signifikan selama tahun 2025, mengikuti tingginya partisipasi investor institusi.

Hal ini juga menjadi indikator bahwa stabilitas kepercayaan dan animo investor terhadap pasar modal Indonesia tetap terpelihara di tengah tekanan dan ketidakpastian kondisi ekonomi secara global dan domestik.

Pencapaian tersebut juga berkat upaya dari BEI bersama stakeholders pasar modal yang telah menyelenggarakan 21.513 kegiatan edukasi terkait investasi di pasar modal Indonesia sampai dengan 31 Juli 2025. “Ditargetkan di tahun 2029 nanti, jumlah perusahaan tercatat sebanyak 1.200 perusahaan tercatat. Dengan likuiditas perdagangan sebesar Rp20 triliun, dan juga market cap ditargetkan di 2024 itu mencapai Rp20 triliun,” kata Iman.

Tags: beiHUT Pasar ModalSROTarget BEI
Previous Post

AFTECH dan Privy Kolaborasi Bangun Digital Trust

Next Post

OJK Dorong Literasi Keuangan Digital bagi Pelaku UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR