Jakarta, BusinessNews Indonesia—Emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), Adhi Karya, mencatatkan nilai perolehan kontrak baru sebesar Rp 31,6 triliun sampai Oktober 2017.
Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan hari ini oleh otoritas BEI, Corporate Secretary Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata, menjelaskan bahwa nilai Rp 31,6 triliun itu tumbuh daripada di September 2017 yang di Rp 30 triliun.
“Jadi, ada pertumbuhan sebesar 5,4%,” dia mengatakan.
Lebih lanjut, Ki Syahgolang berkata bahwa perolehan kontrak baru di Oktober 2017, berasal dari sejumlah sumber. Itu antara lain Hotel Zaraza Malang senilai Rp 594 miliar; Skypark Bandung di nilai Rp 308 miliar; Bendung Batang Bayang dengan nilai Rp 147 miliar.
Kata dia, per Oktober 2017 itu, lini bisnis yang berkontribusi terbesar dalam raihan kontrak baru adalah konstruksi dan energi, yang besarnya sampai 96,1%.
“Sisanya, berasal dari lini bisnis kami yang lain,” ucap Ki Syahgolang.
