TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

DIRE RCCR Ditargetkan Listing pada September Depan

Agus Haryanto
23 August 2025 | 07:08
rubrik: Capital Market
DIRE RCCR Ditargetkan Listing pada September Depan

Jakarta, TopBusiness – PT Reliance Manajer Investasi  (RMI), anak usaha PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk menawarkan produk reksa dana berupa kontrak investasi kolektif dana investasi real estat (DIRE) yaitu DIRE Reliance Centro City Residence alias RCCR.  Selanjutnya, DIRE RCCR ditargetkan dapat tercatat di PT Bursa Efek Indonesia atau BEI pada September mendatang.

“Untuk rencana listing, nah ini yang menarik nanti bisa diperjual-belikan di Bursa karena sekarang masih out of the counter (OTC). Kami sudah mendapat persetujuan dari pemegang unit penyertaan pada tanggal 11 Agustus 2025 untuk listing di Bursa. Rencananya tercepat itu untuk listing adalah di September  2025. Jadi, kalau sudah listing semua bisa jual-beli, trading melalui aplikasi RELITRADE,” kata Fund Manager PT Reliance Manajer Investasi, Muhammad Arip Pauzi, melalui webinar bertema ‘Kupas Tuntas Dana Investasi Real Estat: Alternatif Investasi dengan Potensi Jangka Panjang’, di Jakarta, kemarin.

RELITRADE adalah platform aplikasi dan layanan transaksi pasar modal yang dikembangkan oleh PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) untuk memberikan akses cepat dan mudah bagi nasabahnya dalam melakukan aktivitas jual beli saham dan produk investasi lainnya. Platform ini menawarkan fitur-fitur untuk mengelola portofolio investasi, melacak pesanan, dan mengakses laporan transaksi secara komprehensif.   

Menurut Arip, DIRE adalah kontrak investasi kolektif sama seperti reksa dana pada umumnya, tetapi khusus untuk investasi di properti. “Kenapa DIRE ini dibentuk? Jadi, sebenarnya coba kita bayangkan. Mungkin, ada investor yang minat untuk investasi properti, apartemen untuk disewakan ke penghuni yang berada di tengah Kota Jakarta. Tapi kalau kita lihat ‘kan untuk apartemen yang masih dibangun, ada risiko, tidak selesai-selesai pembangunannya nih. Begitu,” ungkap dia.

BACA JUGA:   Resmikan Pembukaan Perdagangan BEI, Presiden: 2023 Tahun Ujian, Tetap Waspada

“Nah, selain itu ketika apartemennya sudah jadi, katakan beli lima unit apartemen untuk disewakan, ternyata dalam hari berjalan, apartemennya belum ada yang sewa atau cuma satu atau dua begitu. Itu’kan ternyata pendapatannya tidak cukup banyak untuk menanggung biaya IPL (iuran pengelolaan lingkungan), ataupun PBB karena mau terisi atau tidak apartemennya, biaya IPL dan PBB itu akan berjalan setiap bulannya. Ini terjadi karena unit apartemennya tidak tersewa, walau kita sudah beli dan berinvestasi. Nah, untuk mengatasi ini dibentuklah apa yang namanya kontrak investasi kolektif DIRE (dana investasi real estat) yang membuka peluang bagi investor untuk memiliki aset properti secara tidak langsung melalui reksa dana,” ungkap dia.

Kemudian, lanjut Arip, investor akan mendapat unit penyertaan, yaitu kepemilikan secara fraksi, tetapi tidak langsung. Ini memiliki 100 persen aset yang diwaliki dalam reksa dana DIRE. “Kemudian, investor dapat apa? Jadi, investor ini akan mendapat apa yang namanya bagi hasil yaitu dilakukan nanti setiap tiga bulan sekali,” ujar dia.

Saat memberikan pernyataan pembuka, Dirut PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RSI), Akhabani, menyatakan bahwa pihaknya konsen dengan memberikan alternatif produk investasi di pasar modal. “Pertama-tama, kami dari Reliance,  selalu meng-upgrade dalam arti mencoba menawarkan sesuatu kalau ada hal yang baru, yang menurut kita, itu adalah instrumen yang cukup menarik. Kita akan coba sharing seperti apa sebetulnya instrumen tersebut? Nah sore ini kita spesifik mengambil topik reliance nilai dana investasi real estat atau kalau di luar di sebut REITs (Real Estate Investment Trusts). Nah, memang ini adalah produk yang secara struktur, itu cukup menarik karena investasi tapi ada semacam EBA (asset-backed security)  atau ada backgroud propertinya. Ini berbeda dengan saham ataupun obligasi-obligasi biasanya ada yang menggunakan jaminan, ada yang nggak,” ungkap dia.

BACA JUGA:   Indeks di Pembukaan Perdagangan Tunjukkan Tren Penguatan

Dalam pandangan Akhabani, DIRE akan menjadi instrumen investasi yang menjanjikan sebagai alternatif produk reksa dana di pasar modal.  “Nah, DIRE ini memang di market belum banyak kita lihat. Kalau tidak salah setelah sekian puluh tahun POJK ke luar, kan itu sampai sekarang baru ada empat DIRE yang ada di pasar. Nah, padahal secara produk terstrukturnya itu ada fixed income-nya. Nah kemudia juga ada NAV (net asset value/nilai aktiva bersih), nilai yang terus naik terutama bersumber dari kenaikan aset yang mendasari dari DIRE tersebut,” papar dia.

Senada dengan Arip, Akhabani berharap DIRE bisa dicatatkan di Bursa. “Nah satu lagi yang sedang RMI lakukan, yaitu sebagai anak perusahaan dari RSI adalah untuk berusaha supaya DIRE, ini bisa listing. Proses tersebut sudah kita lakukan, sedang kita lakukan, sudah kita lakukan RPU (reksa dana penyertaan), mengubah KIK (Kontrak Investasi Kolektif)-nya, kita masuk OJK dan nantinya bisa listing dalam beberapa bulan mendatang, seperti itu,” beber dia.

Menurut Akhabani, sepanjang belum tercatat di Bursa maka belum ada nilai harganya.  “Nah, kalau ada sudah yang membeli, coba memeriksa ada di AKses KSEI, DIRE itu sudah ada. Cuma di situ belum ada nilai atau pricing-nya, karena memang belum listing. Cuma, unit berapa kalau sudah beli. Jadi, bisa check portofolio,”  ujarnya.

Akhabani  berkata, DIRE adalah produk pasar modal dengan basis ada properti di belakangnya, semacam ada asset based atau jaminan. “ Jadi bukan seperti kosong, misalnya kita beli perusahaan-perusahaan yang bangkrut, dibangkrutkan dan lain sebagainya, pemegang saham tidak dapat apa-apa,” pungkasnya.

Previous Post

111 Putra Putri Riau Berhasil Tembus Program Magang PHR Angkatan Ke-7

Next Post

Kementerian PU Percepat Konstruksi Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR