TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bidik Pertumbuhan Penjualan 200%, Produsen Semen Mortar Unimix Siap Melantai ke Bursa

Busthomi
26 August 2025 | 14:19
rubrik: Capital Market
Penjualan Semen Kuartal I Tumbuh 6,6%

Ilustrasi industri semen. FOTO: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pertumbuhan sektor konstruksi di Jawa Tengah (Jateng) kian pesat dengan maraknya pembangunan infrastruktur, perumahan, dan kawasan industri.

Seiring dengan itu, permintaan pasar akan semen mortar terus meningkat, mendorong persaingan di industri ini semakin ketat.

PT Surya Tata Alam Raya yang merupakan produsen semen mortar dengan merk STAR Mortar untuk segmen premium dan UNIMIX untuk segmen ekonomis ini terus memperkuat strategi penetrasi pasar mortar di Indonesia. Hal ini dengan fokus pada jaringan distribusi, branding, serta ekspansi ke wilayah potensial seperti Kalimantan dan Jawa Tengah.

Menurut Chief Marketing Officer PT Surya Tata Alam Raya Carolina Widjanarko, strategi distribusi yang solid menjadi kunci awal sebelum memperkuat branding produk.

“Jaringan distribusi sudah kita rapikan, sekarang tugas berikutnya adalah memperkuat branding agar menjadi top-of-mind brand di kalangan masyarakat. Produk PT Surya Tata Alam Raya sendiri harganya kompetitif,” jelas Carolina, Senin (25/8/2025).

Carolina menambahkan, Unimix tidak berfokus pada penjualan di modern market melainkan menggandeng distributor semen besar yang memiliki pasar sejenis. Strategi ini dinilai lebih efektif karena memanfaatkan jaringan distribusi yang sudah ada.

Selain itu, kapasitas produksi Unimix saat ini mencapai 160 ribu ton per tahun, dengan 50% sudah terserap di wilayah Jawa Barat.

Untuk mendukung kapasitas produksi tersebut, perusahaan memiliki pabrik dengan teknologi berstandar Eropa teknologi otomatisasi penuh mulai dari proses produksi hingga penempatan produk dengan menggunakan robot.

“Kami tidak perlu sampai full capacity untuk mencapai target pertumbuhan 200%. Kapasitas kami salah satu yang terbesar dibanding kompetitor,” ujarnya.

Carolina memproyeksikan penjualan tahun ini tumbuh 200% seiring pergeseran tren industri konstruksi dari semen konvensional ke semen mortar, didorong meningkatnya penggunaan material bata ringan.

BACA JUGA:   Akseleran Disebut Fintech Pertama Dorong UKM IPO

Sementara, penjualan Unimix telah tumbuh mencapai 66%. Angka ini tumbuh lebih besar jika dibandingkan dengan tahun 2024 lalu.

“Industri semen konvensional sedang turun, tapi semen mortar justru naik. Pemain lama banyak yang tidak menyasar segmen ini, dan itu peluang bagi kami,” tambah Carolina.

Lebih jauh dia menegaskan, produsen Unimix ini memiliki wacana untuk membawa Unimix melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO).

“Kami ingin terus bertumbuh, membangun brand, dan memanfaatkan momentum perubahan tren konstruksi ini,” tegasnya.

Sebagai informasi, Unimix telah memasok produk untuk sejumlah proyek besar seperti Bandara Internasional Majalengka, RS Bintaro, RS Carolus, dan Eka Hospital. Tahun ini, perusahaan akan fokus memperkuat jaringan distribusi di Jateng dan juga sudah mulai masuk pasar Kalimantan.

Tags: industri semenipomelantai ke bursaPT Surya Tata Alam Rayasemen mortar unimix
Previous Post

Distribusi tak Efisien dan Penimbunan Stok Penyebab Harga Beras Tetap Tinggi

Next Post

OJK terus Perkuat Peran BPD Dalam Pembangunan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR