Jakarta, TopBusiness—Di pembukaan pameran otomotif GIIAS Surabaya 2025, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian RI (ILMATE Kemenperin), Setia Diarta, menyampaikan apresiasi kepada Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia). Itu atas konsistensi menghadirkan pameran otomotif berskala internasional. Pameran ini berdampak positif terhadap perekonomian.
“Surabaya, sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, memiliki peran strategis dalam peta industri otomotif nasional,” kata Setia, dalam keterangan tertulis, hari ini.
Jawa Timur menyumbang pangsa pasar sebesar 9,7 persen dari total penjualan nasional, menempati posisi ketiga tertinggi di Indonesia.
“Potensi ini harus diimbangi dengan penguatan struktur industri yang kokoh dan terintegrasi dari hulu ke hilir,” kata Setia.
Berdasarkan data Vehicles in Use 2024 dari OICA, Indonesia mencatat Car Ownership Ratio sebesar 99 per 1.000 penduduk, masih lebih rendah dibandingkan Malaysia (490), Thailand (275), dan Singapura (211).
Namun, Indonesia mencatat penjualan kendaraan domestik tertinggi di Asean.
“Hal ini menunjukkan pasar yang luas dan prospektif untuk mendorong investasi, transfer teknologi, dan ekspansi kapasitas produksi,” kata dia.
