Jakarta, TopBusiness – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) memperkuat kiprahnya di sektor penjaminan dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
Kedua perusahaan resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Penjaminan Bank Garansi dan/atau Standby Letter of Credit dengan plafon hingga Rp 5 triliun.
Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan I Jamkrindo, Aribowo, serta Kepala Divisi International and Financial Institution BNI, Roekma Hari Adji. Acara ini turut disaksikan oleh Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari.
Abdul Bari menegaskan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi kedua perusahaan.
“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih besar, lebih inovatif, dan berdampak nyata bagi ekosistem bisnis di Indonesia. Sinergi dengan BNI akan memperkuat peran Jamkrindo dalam mendukung UMKM, korporasi, maupun sektor lain yang membutuhkan fasilitas penjaminan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (1/9/2025).
Ia menambahkan, kemitraan dengan BNI sejalan dengan strategi Jamkrindo untuk meningkatkan porsi penjaminan kredit non-program atau non-penugasan. Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia, Jamkrindo berkomitmen terus melakukan transformasi agar dapat menghadirkan layanan penjaminan yang inovatif, kompetitif, profesional, dan efisien.
“Kami senantiasa terbuka untuk melakukan kolaborasi dan elaborasi dalam membuka serta memperdalam instrumen penjaminan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini,” tambah Abdul Bari.
Sejalan dengan perkembangan ekonomi digital dan penerapan industri 4.0, Jamkrindo telah menghadirkan transformasi bisnis berbasis teknologi informasi. Layanan penjaminan kini dapat diakses secara online melalui sistem host-to-host, web service, maupun aplikasi.
