TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berikut, Kunci Sukses Implementasi AI di Korporasi

Achmad Adhito
2 September 2025 | 08:10
rubrik: Business Info
EBC Financial Group Sebut AI Ubah Industri dan Redefinisi Ekonomi Global

Ilustrasi kecerdasan buatan (AI). FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—NTT Data, perusahaan global terkemuka dalam layanan bisnis digital dan teknologi, bersama Cisco meluncurkan IDC InfoBrief terbaru berjudul Wired for Intelligence: A CIO Guide to Enterprise Networking for AI. Studi ini memberikan panduan strategis bagi perusahaan yang ingin memercepat transformasi dengan memodernisasi infrastruktur jaringan mereka.

Hal itu dijelaskan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi Majalah TopBusiness, pagi ini.

Seiring dengan makin luasnya penerapan AI di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, kesehatan, hingga layanan keuangan, permintaan akan jaringan yang cepat, aman, dan berlatensi rendah terus meningkat. “Infrastruktur lama, tidak lagi mampu mendukung skala dan kompleksitas beban kerja AI,” kata Global Head, Technology Solutions, NTT Data, Dilip Kumar.

NTT Data dan Cisco hadir menjawab kebutuhan ini dengan membantu klien beralih dari arsitektur lama, menuju infrastruktur cerdas dan adaptif yang mampu mendorong inovasi berbasis AI.

Sebagai dua pemimpin pasar, NTT Data dan Cisco berada di posisi yang tepat untuk membantu klien memodernisasi fondasi infrastruktur digital mereka di era AI. “Jaringan adalah katalis pertumbuhan dan organisasi bisa membuka kemampuan baru yang kuat serta mencapai transformasi bisnis berbasis AI dalam skala besar,” kata Dilip Kumar.

Studi ini menegaskan bahwa modernisasi jaringan adalah kunci sukses implementasi AI. Lebih dari 78% perusahaan menyatakan bahwa kemampuan jaringan sangat penting saat memilih penyedia infrastruktur GenAI.

Ini menunjukkan bahwa jaringan harus mampu mengelola sekaligus mengamankan beban kerja AI yang terus berkembang, termasuk menjalankan pelatihan, inference, dan storage cluster yang kompleks dengan lancar.

Di sisi lain, modernisasi juga berarti menyematkan AI langsung ke dalam operasi jaringan, mulai dari konfigurasi otomatis berbasis AI, deteksi anomali, perbaikan mandiri (self-healing), hingga pemantauan cerdas untuk memercepat penyelesaian masalah dan meningkatkan pengalaman pengguna.

BACA JUGA:   Ini Hutan Hujan Cerdas Pertama di Dunia

Sektor manufaktur, kesehatan, dan keuangan sudah memanfaatkan AI dalam jaringan untuk meningkatkan efisiensi, memerkuat konektivitas yang aman, serta menekan biaya.

“Modernisasi jaringan bukan sekadar mengganti perangkat lama, ini soal memberi perusahaan kemampuan untuk memimpin di dunia yang digerakkan AI,” kata Senior Vice President of Global Networking Sales, Cisco, Brink Sanders.

“Jaringan Anda akan menentukan berhasil atau tidaknya transformasi AI. Mengatasi tantangan teknologi jaringan lama adalah langkah wajib. IDC InfoBrief ini memberi organisasi panduan untuk mengubah jaringan perusahaan dari hambatan menjadi keuntungan bisnis,” ujar Vice President, European Telecoms and Infrastructure, IDC, Chris Barnard.

Tags: ciscomodernisasi jaringan aintt data
Previous Post

Webinar TOP GRC Awards 2025 Digelar, Ajang Pembelajaran Bersama terkait Implementasi GRC

Next Post

Net Sell Asing Masih Tinggi, Saham Ini Jadi Pilihan Saat IHSG Berpotensi Bearish

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR