TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RI Dianggap Mercusuar Inovasi Kesehatan Asia

Achmad Adhito
4 September 2025 | 01:02
rubrik: Business Info
Kemenperin-Asosiasi Gas Upayakan  Oksigen Pasien Covid Cukup

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—InterSystems, penyedia teknologi data kreatif yang mengelola lebih dari satu miliar rekam medis di seluruh dunia, menggelar Asia Healthcare Summit 2025. Acara itu memertemukan lebih dari 200 pemimpin regional dan lokal dari pemerintah, penyedia layanan kesehatan, dan sektor teknologi informasi.

“Indonesia diposisikan sebagai mercusuar inovasi kesehatan di Asia,” kata Founder dan CEO InterSystems, Terry Ragon, dalam keterangan resmi (3/9/2025).

Dengan dukungan kebijakan progresif, investasi swasta yang terus meningkat, serta ekosistem kolaboratif yang menghubungkan keahlian global dengan inovasi lokal, Indonesia muncul sebagai penggerak utama transformasi kesehatan digital di Asia. “Perkembangan ini memicu terobosan baru dalam perawatan pasien yang berbasis data,” kata Ragon.

Sistem kesehatan Indonesia berkembang pesat dalam hal digitalisasi, didorong oleh agenda transformasi Kementerian Kesehatan serta meningkatnya kebutuhan akan data yang terpercaya, dapat saling terhubung, dan sistem bertenaga AI.

“Kita sedang berada di awal perubahan besar dalam dunia komputasi ketika memasuki era AI. Asia Tenggara adalah pusat inovasi, dan di Summit ini para pelanggan kami menunjukkan bagaimana mereka menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia dengan teknologi kami.”

Adapun Regional Managing Director Asia Pacific InterSystems, Luciano Brustia, mengatakan bahwa meski momentumnya kuat, sektor kesehatan di Asia masih menghadapi tantangan. Itu seperti sistem lama yang terfragmentasi, literasi digital yang belum merata, dan kekhawatiran publik soal keamanan data.

Kata dia, “Transformasi kesehatan Indonesia bukan hanya pencapaian nasional, melainkan juga katalis untuk negara-negara lain di kawasan.”

BACA JUGA:   Bali International Hospital: Fokus Jadi RS Pintar
Tags: intersystemstransformasi kesehatan digital
Previous Post

Komitmen Kementerian PU Pastikan Fasilitas Publik Berfungsi Kembali

Next Post

Google.org Gerojokkan USD5 Juta Edukasi Cegah Tipu Daring

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR