Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (04/9/2025), IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Saham-saham AS ditutup menguat pada hari Rabu (3 September). Dow -0,05%, S&P 500 +0,51%, Nasdaq +1,02%. Penguatan didorong oleh optimisme atas hasil antimonopoli Google yang positif dan data lowongan kerja, yang memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun turun 5,5 bps menjadi 4,218%, sementara indeks USD melemah -0,26% menjadi 98,1.
Pasar komoditas ditutup beragam. WTI -2,58% (USD 63,90/barel), Brent -2,23% (USD 67,6/barel), batu bara +0,14% (USD 109,9/ton), CPO -0,76% (MYR 4.442/ton), dan emas +0,74% (USD 3.559,4/oz).
Pasar Asia sebagian besar ditutup melemah. Kospi -0,38%, Hang Seng -0,88%, Nikkei -0,60%, dan Shanghai -1,16%.
Sementara itu, IHSG naik 1,08% ke level 7.885,9, meskipun terjadi penjualan bersih asing sebesar Rp1,39 triliun (reguler: -Rp1,21 triliun; negosiasi: -Rp176,5 miliar). Penjualan bersih terbesar dicatat oleh BBCA (-Rp939,7 miliar), BRMS (-Rp143,8 miliar), dan ANTM (-Rp109,2 miliar), sementara pembelian bersih dipimpin oleh BMRI (+Rp151 miliar), PGAS (+Rp81,2 miliar), dan HRTA (+Rp46,3 miliar). Saham-saham yang paling menguat adalah DSSA, BBRI, dan SMMA, sementara saham-saham yang paling tertinggal adalah BREN, BRPT, dan BBCA.
Pagi ini, sentimen regional positif dengan Kospi (0,47%) dan Nikkei (1,05%) dibuka menguat. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini, didukung oleh momentum regional,” demikian tertulis di website.
