TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sumur Adera Field Dorong Swasembada Energi lewat Batch Drilling

Albarsyah
4 September 2025 | 10:47
rubrik: BUMN
Sumur Adera Field Dorong Swasembada Energi lewat Batch Drilling

Keterangan Foto: Keberhasilan implementasi batch drilling di Adera Field (Sumur BNG-69/D16) menjadi bukti nyata komitmen PEP Zona 4 terhadap operational excellence dan perbaikan berkelanjutan.

Jakarta, TopBusiness — Sumur BNG-069 (BNG-D16) di Adera Field mencatatkan hasil produksi awal sebesar 2.045 barel minyak per hari (BOPD) dan 5,238 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Sumur ini merupakan komplesi pertama dari rangkaian empat sumur batch drilling di Blok D bagian Timur Struktur Benuang, dan menjadi bukti nyata keberhasilan inovasi pengeboran Pertamina EP (PEP) Adera Field.

Sebagai bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), PEP Adera Field terus mendorong inovasi sektor hulu migas untuk mendukung program swasembada energi nasional. Salah satu terobosan strategis yang diterapkan adalah teknik batch drilling di Lapangan Benuang, yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengeboran, menekan biaya operasi secara signifikan, dan memperkuat nilai keekonomian proyek.

“Batch drilling mengurangi tingkat kompleksitas kegiatan operasi dan meminimalkan risiko HSSE, terutama pada operasi yang berdekatan dengan sumur produksi aktif (SIMOPS). Kegiatan operasi yang terpusat di satu area juga menurunkan potensi gangguan sosial di sekitar lokasi pengeboran,” ujar Djudjuwanto, General Manager Zona 4.

Batch drilling merupakan metode pengeboran beberapa sumur dari satu lokasi yang sama, dengan setiap fase operasional dilakukan secara berurutan. Teknologi drilling rig dengan sistem skidding atau walking memungkinkan pemindahan menara dan peralatan dari satu sumur ke sumur lainnya tanpa perlu melakukan rig down. Pendekatan ini selaras dengan transformasi operasional Pertamina yang mendukung visi Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Penerapan metode ini memberikan dampak langsung terhadap percepatan produksi nasional. Dengan proses yang lebih terstruktur, efisiensi mobilisasi dan demobilisasi peralatan meningkat, penggunaan ulang lumpur pengeboran menjadi mungkin, dan kurva pembelajaran operasional pun semakin tajam. Hasilnya: pengeboran lebih cepat, hemat biaya, dan minim risiko.

BACA JUGA:   PHR Raih Asian Management Excellence Awards 2026, Bukti Inovasi Digital untuk Ketahanan Energi Nasional

Secara teknis, metode ini memungkinkan kegiatan seperti Make-Up Drill Pipe , Bottom Hole Assembly, dan MIRU- Rig Down dilakukan satu kali untuk beberapa sumur sekaligus. Efisiensi tinggi dan pengurangan biaya per sumur menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas energi nasional secara berkelanjutan.

Keberhasilan implementasi batch drilling di Lapangan Benuang menjadi bukti nyata komitmen PEP Zona 4 terhadap operational excellence dan perbaikan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah kerja lain, khususnya pada konfigurasi pad atau klaster sumur yang serupa, sebagai bagian dari roadmap jangka panjang menuju swasembada energi yang berdaulat.

Tags: PHR
Previous Post

Target 2025, Laba Bersih dan Penjualan SMSM Naik

Next Post

HUMI Dukung Konektivitas Pelabuhan Nasional Lewat Penambahan Kapal Tunda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR