TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BNI Sekuritas: Enam Saham Ini Direkomendasikan di Tengah Kans IHSG Naik terbatas

Busthomi
22 September 2025 | 08:39
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 0.53%, disertai dengan net buy asing ~1.41 Tr. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BRMS, BBRI, ANTM, ASII dan BRPT.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, laju IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan terbatas setelah rebalancing FTSE di closing Jumat lalu.

“Untuk perdagangan hari ini, dengan kondisi itu, diperkirakan level Support IHSG akan berada di rentang 7950-8000 dan level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 8080-8150,” ujarFanny dalam risetnya, Senin (22/9/2025).

Global Overnight Review

Wall Street: Tiga Indeks Utama Kembali Mencetak Rekor Penutupan Tertinggi. Wall Street kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi, dengan volume perdagangan mencapai level tertinggi sejak Apr-25.

Jumat (19/9), Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,37%, S&P 500 menguat atau 0,49% dan Nasdaq Composite menguat 0,72%.

Dengan hasil penutupan tersebut, merupakan kenaikan minggu ketiga berturut-turut yang didorong oleh pemangkasan suku bunga pertama The Fed pada tahun 2025 pada hari Rabu lalu dan indikasi pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut.

Di sisi emiten, saham perusahaan pengiriman paket FedEx naik 2,3% setelah melaporkan laba dan pendapatan kuartal di atas ekspektasi, karena pemangkasan biaya dan penguatan pengiriman domestik membantu mengimbangi volume internasional yang lebih rendah.

Saham Apple juga naik 3,2% menyusul kenaikan target harga dari J.P. Morgan.

Sementara itu, Trump dan Presiden China Xi Jinping berbicara melalui telepon, setelah itu Trump mengatakan bahwa kedua pemimpin telah mencapai kemajuan dalam kesepakatan TikTok dan sepakat untuk bertemu langsung paling cepat bulan depan di Korea Selatan.

Pada hari Jumat juga, Senat memblokir RUU pendanaan jangka pendek, yang meningkatkan kemungkinan penutupan pemerintah AS.

BACA JUGA:   Di Tengah Gejolak Pasar Global, Mirae Asset Sekuritas Sebut Rekor IHSG bisa Berlanjut

Sedangkan, Lennar turun 4,2% setelah perusahaan pengembang perumahan tersebut melaporkan laba kuartal ketiga yang lebih rendah dan memperkirakan pengiriman rumah kuartal keempat di bawah perkiraan.

Sementara itu, saham Paramount Skydance melonjak 5,9% setelah laporan CNBC memaparkan detail lebih lanjut tentang potensi tawaran perusahaan media tersebut untuk Warner Bros Discovery, yang naik 3,4%.

Bursa Saham Asia Pasifik Cerah, Nikkei Jepang Cetak Rekor Tertinggi. Indeks saham Nikkei 225 Jepang melemah 0,57% dan Topix turun 0,35%, setelah keputusan Bank of Japan (BoJ).

Pada Jumat (19/9), BOJ memutuskan menahan suku bunga jangka pendek di level 0,5%, sekaligus mengumumkan langkah baru dengan mulai menjual kepemilikan aset berisiko.

Selain itu, data resmi menunjukkan indeks harga konsumen inti (CPI) Jepang naik 2,7% YoY pada Agust-25. Angka tersebut masih berada di atas target inflasi 2% BoJ, namun menjadi laju kenaikan paling lambat dalam sembilan bulan terakhir.

Sedangkan, kenaikan CPI inti, yang mengecualikan harga pangan segar namun mencakup biaya energi, sesuai dengan ekspektasi. Angka tersebut juga melambat dari 3,1% pada Jul-25.

Sementara itu, indeks ASX/S&P 200 Australia naik 0,32% dan Hang Seng Hong Kong flat. Di Korea Selatan, Kospi melemah 0,46% dan Kosdaq menguat 0,70%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: EMTK, BUMI, AMMN, CDIA, SSIA, dan MBMA

  • EMTK Spec Buy dengan area beli di 1215, cutloss di bawah 1200. Target dekat di 1250-1270.
  • BUMI Buy if Break 115, dengan area jual di 119-122. Cutloss di bawah 112.
  • AMMN Spec Buy dengan area beli di 7675, cutloss di bawah 7525. Target dekat di 7850-8000.
  • CDIA Spec Buy dengan area beli di 1535, cutloss di bawah 1510. Target dekat di 1565-1585.
  • SSIA Buy on Weakness dengan area beli di 1760-1780, cutloss di bawah 1760. Target dekat di 1820-1850.
  • MBMA Spec Buy dengan area beli di 450-470, cutloss di bawah 450. Target dekat di 490-505.
Tags: ihsgproyeksi sahamsaham hari inisaham ihsg
Previous Post

Penuh Semangat dan Optimis, Aura Positif Mengiringi Dewan Juri TOP BUMD Trip to Wonosobo

Next Post

Senin, IHSG pada Pembukaan Perdagangan Plus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR