TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PGN SAKA: Pengembangan Kesehatan Komunitas via Akses Universal Air Bersih di Ujungpangkah

Albarsyah
23 September 2025 | 16:00
rubrik: BUMN
PGN SAKA: Pengembangan Kesehatan Komunitas via Akses Universal Air Bersih di Ujungpangkah

foto: sakaenergi.com

Jakarta, TopBusiness – Keberadaan PGN SAKA sebagai perusahaan hulu migas yang mengelola sumber daya migas di daerah Wilayah Kerja (WK) produksi di Pangkah, Gresik, Jawa Timur, sangat mendongkrak perekonomian daerah, dan meningkatkan kesehatan masyarakat setempat.

Ditegaskan Kades Ujungpangkah, Syaifulloh Mahdi, keberadaan Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL), dalam rangka mewujudkan program air bersih sangat dirasakan sekali kebermanfaatannya bagi tujuh desa di Ujungpangkah dan Kecamatan Manyar.

“Tujuh desa ini merupakan wilayah kawasan dengan terkontaminasi masuknya air laut dan telah tergerus dengan aliran Sungai Bengawan Solo yang berujung di Daerah Bojonegoro. Di tujuh desa tersebut air tanahnya sudah payau, masayarakat tidak bisa memanfaatkan air tanah dengan rasa asin.  Dengan program air bersih ini masyarakat sangat terbantu,” kata Syaifulloh kepada TopBusiness.id, dalam media visit JABANUSA, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, apabila masyarakat membeli air maka harga air sangat tinggi dengan harga Rp 40.000 per kubik, sementara kebutuhan rumah tangga per hari bisa sangat besar. “Jadi, bantuan air bersih ini sangat membnatu masyarakat dan juga membayar rekening air dengan murah Rp 6.000 per SR per bulan”, tegas  Syaifulloh.

Program peningkatan akses air bersih yang berkelanjutan dan pastisipatif dengan fokus pada penyediaan sarana air bersih, serta penguatan kapasitas kompetensi masyarakat dalam pengelolaan di wilayah ring 1, Kecamatan Ujungpangkah dan Manyar Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL).

Program telah diinisiasi SIPL sejak tahun 2016 dengan model pengelolaan berbasis masyarakat melalui Lembaga Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM). Program ini untuk menjawab tantangan keterbatasan akses air bersih di wilayah Ring 1 Kecamatan Ujungpangkah dan Manyar SIPL.

Tujuan utama program adalah untuk mengoptimalkan ketersedian dan kualitas air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Ujungpangkah dan Manyar secara berkelanjutan.

BACA JUGA:   Hutama Karya Resmikan Rumah Produksi UMK Binaan di Jawa Tengah

Salah satu kontribusi SIPL melalui Program Pengembangan Kesehatan Komunitas dan Akses Universal Air Bersih yakni pada tahun 2024. SIPL berkontribusi dalam pembangunan tandon air bersih beserta perpipaan transmisi, berikut distribusinya di Dusun Bangsalsari, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah.

Tandon air bersih berukururan 3m x 3m dan tinggi 10 m tersebut mampu menampung air sebanyak 18.000 liter air bersih. Sementara spesifikasi perpipaan air bersih tersebut yaitu jenis pipa PVC RRJ S 12,5 2“

Dengan adanya dukungan dari SIPL melalui pembangunan tandon dan distribusi perpipaan air bersih Desa Banyuurip, kini air bersih telah terdistribusikan ke sebanyak 121 SR (sambungan rumah tangga) di Dusun Bansalsari dan 150 SR di Dusun Kaklak, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah.

Selain itu, di tahun 2019 SIPL berkontribusi dalam pembangunan tandon dan tower air dengan kapasitas 18 liter dengan ketinggian 10 meter. Pemasangan pompa submersible serta penambahan pipa tranmisi & distribusi sepanjang 300 meter di Desa Pangkahwetan kecamatan Ujungpangkah.

SIPL juga menginisiasi software dan hardware bernama SMART HIPPAM. Program tersebut direalisasikan dalam bentuk dukungan software keuangan HIPPAM, dan diharapkan manajemen pengelolaan air bersih bisa lebih transparan, akuntabel, dan bisa dipertanggung jawabkan.

Dari adanya program ini, masyarakat telah mendapatkan berbagai dampak positif. Berikut capaian pelaksanaan program hingga saat ini:

1. Terbentuknya kelembagaan masyarakat Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) di 7 desa Ring 1 SIPL

2. Pembangunan sumur sebanyak 13 titik sumber air bersih

3. Pambangunan tower dan tandon air bersih sebanyak 12 unit dengan kapasitas 18.000 liter

4. Jaringan perpipaan air bersih sepanjang 23.231 meter

5. Digitalisasi SAMRT HIPPAM di 7 Desa Ring 1 SIPL

Dengan penerima manfaat sebanyak 3.082 sambungan Rumah (SR) dan dimanfatkan kurang lebih 10.787 jiwa yang tersebar di tujuh desa, yang terdiri dari Desa Pangkahwetan, Pangkahkulon, Banyuurip, Ngemboh kecamatan Ujungpangkah serta Desa Manyarejo, Manyar Sidomukti dan Manyar Sidorukun kecamatan Manyar.

BACA JUGA:   Jelang Nataru, Erick Minta BUMN Jaga Stok dan Harga Bahan Pokok

Saat ini kebutuhan air bersih hampir terpenuhi dari tujuh desa Ring 1 SIPL Kecamatan Ujungpangkah dan Kecamatan Manyar.

Tags: pgn saka
Previous Post

PGN SAKA Kembangkan Perekonomian Berbasis Komunitas di Pangkah Wetan

Next Post

Pelaku Pasar Masih Mencermati Kebijakan Menkeu Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR