Jakarta, TopBusiness – PT Mutuagung Lestari Tbk. (MUTU International) tahun ini menjadi kandidat meraih penghargaan TOP Human Capital Awards. Dalam pengelolaan aspek People perusahaan, MUTU tengah menjalankan transformasi dengan menggabungkan peran Human Capital dan “Strategic People Approach” menjadi People Management. Maksudnya, menjadikan People as partners dengan fokus pada engagement, agility, dan strategi bisnis.
MUTU International, berdiri sejak 1990 dengan nama PT Kiani Mutulestari, adalah perusahaan TIC swasta terbesar di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun. Sebagai pionir di bidang Testing, Inspection, dan Certification, MUTU dipercaya oleh ribuan klien lintas sektor, baik nasional maupun internasional.
Dengan jaringan global hingga ke Vietnam, Tiongkok, dan Jepang, MUTU hadir sebagai mitra strategis yang mendukung mutu, kepatuhan, dan keberlanjutan bisnis. Pada 9 Agustus 2023, MUTU International menjadi perusahaan public di Bursa Efek Indonesia.
MUTU International telah mengikuti sesi Wawancara Penjurian TOP Human Capital Awards 2025, secara online, pada Jumat, 26/09/2025, membawakan materi bertajuk: “Transforming People Management: Building the Foundation for Talent Mobility & HCMS.” Bertindak selaku dewan juri, yaitu: Dwinda Ruslan (Yayasan Pakem), Prof. Wahyudin Zarkasyi (Akademisi Univ. Padjadjaran Bandung), dan Eri Sumiarso (Sinergi Daya Prima).
Di sesi Presensetasi, Devi Andriani, Executive Vice President of People Management MUTU, menyampaikan bahwa sejak tahun 2023, dalam pengelolaan aspek People perusahaan, MUTU tengah menjalankan transformasi dengan menggabungkan peran Human Capital dan “Strategic People Approach” menjadi People Management.
“Pada Human Capital, People as assets dengan fokus pada efisiensi, ROI, compliance. Sedangkan pada People Management, kami menggabungkan peran HC menjadikan People as partners dengan fokus pada engagement, agility, dan strategi bisnis,” jelasnya kepada dewan juri.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa MUTU memiliki tanggung jawab untuk terus mengembangkan tim ketika memang layak dilakukan, dengan cara yang berbeda-beda, antara lain:
Untuk High Performer, diberikan kesempatan untuk berkembang lebih lanjut, seperti promosi, tanggung jawab baru, atau tantangan lain yang lebih besar (“STRETCH”).
Untuk Moderate Performer, fokus pada pemberian feedback secara rutin untuk membantu mereka tumbuh dalam peran mereka, seperti dengan menetapkan tujuan dan harapan, pelatihan, pembinaan, serta pengawasan. Mereka dipantau secara berkala untuk melihat kemajuan dan identifikasi area yang bisa ditingkatkan agar dapat menjadi berprestasi tinggi (“IMPROVE”).
Untuk Low Performer, dicari akar penyebab dari rendahnya kinerja mereka, apakah karena kurangnya keterampilan, pengetahuan, motivasi, komunikasi, atau faktor lainnya. Jika hasil dari upaya pembinaan dan pelatihan tersebut layak (match dengan ROI), mereka dimasukkan ke dalam Performance Improvement Plan (PIP) (“REPAIR”). Namun, jika hasilnya tidak sepadan, maka dipertimbangkan untuk mengakhiri hubungan kerja mereka (“LET GO”).
Prestasi Membanggakan
Kepada Dewan Juri TOP HC Awards 2025, Devi pun mengutarakan sejumlah prestasi membanggakan yang menurutnya telah diraih MUTU dalam menjalankan inisiatif People Management, yaitu:
Pertama, assessment terhadap HCMS/HC Maturity Model (Strategic/Fully Digital):
- Melakukan penilaian rutin terhadap level maturity HCMS & People Management;
- Mengukur progres dari manual ke semi-digital, integrated, dan menjadi strategic enabler;
- Memberikan insight untuk perbaikan berkelanjutan dan roadmap pengembangan HR/HCMS;
“Itu dapat menjadi contoh bagi organisasi lain tentang pentingnya memiliki maturity assessment untuk memastikan transformasi HR terstruktur dan terukur,” ujarnya.
Kedua, Integrated HCMS Modules, dengan mengembangkan sistem yang menggabungkan performance review, promosi & mutasi, SPPD, payroll, dan talent analytics. “Bisa jadi contoh bagi organisasi lain yang ingin memulai digital HR journey sambil tetap mengintegrasikan seluruh modul SDM,” tambahnya.
Ketiga, Talent Mobility & MANTAP Program, yaitu sistem rotasi lintas cabang/fungsi dan pipeline talenta. Memberikan contoh bagaimana perusahaan bisa menjaga ketersediaan talenta strategis tanpa menunggu kebutuhan mendadak.
Keempat, Culture & Engagement Embedding (PRIDE), program internalisasi nilai-nilai perusahaan dengan metode behavioral recognition. Ini untuk membangun budaya yang measurable dan terintegrasi ke HR process.
Kelima, Data-Driven HR Decision Making dengan menggunakan real-time analytics dan sistem terintegrasi untuk keputusan talent placement, promosi, dan pipeline. Ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain yang ingin menghubungkan HR data dengan strategi bisnis.
Ajang TOP Human Capital Awards 2025
TOP HC Awards 2025 digelar Majalah TopBusiness bertema “The Role of Talent Mobility and HCMS as Strategic Business Partner”.
Ketua Penyelenggara TOP Human Capital Awards sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah Top Business, M. Lutfi Handayani mengatakan TOP Human Capital Awards merupakan kegiatan penghargaan dan pembelajaran Human Capital tingkat nasional dan terbesar di Indonesia.
Tujuan penyelenggaraan TOP Human Capital Awards: Mendorong peningkatan efektivitas dan kualitas pengelolaan human capital perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia; Ajang sharing pengetahuan antara para perusahaan peserta terkait Human Capital Management System (HCMS); Meningkatkan peran dan kontribusi HCMS sebagai mitra strategis bagi manajemen dalam penyusunan dan penerapan strategi bisnis atau berkontribusi secara strategis terhadap pencapaian tujuan bisnis perusahaan; dan Memberikan apresiasi terhadap perusahaan yang telah menerapkan pengelolaan sistem human capital secara efektif.
Dalam penyelenggaraan TOP Human Capital Awards 2025, Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga, antara lain: Asosiasi Human Capital, Masyarakat Kompetensi Nasional (Maskom), LKN Astacita. Serta Konsultan dan Praktisi Human Capital dan Akademisi dari lembaga pendidikan terkemuka antara lain Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran Bandung, dan PPM Manajemen.
Turut hadir dari MUTU International dalam Penjurian TOP Human Capital Awards 2025, yaitu: Ratih Kamastri, People Management; Adib Alfayed, Supervisor People Acquisition & Development; Novy Anggraeni, People Management; Lia, People Management; Iswanto Satang, Research Assistant; Hauri Sasmito Ekaningtyas, People Management; Afifah Lydia Umasugi, People Management; dan Afrilia Dwi Jayanti.
