Jakarta, TopBusiness – PT Cicil Solusi Mit Teknologi, salah satu perusahaan peer to peer (P2P) lending telah menyalurkan pinjaman senilai Rp2,68 triliun seiring dengan strategi transformasi yang dijalankan dari pembiayaan konsumtif ke produktif sejak 2023.
Direktur Cicil Solusi Mitra Teknologi Oki Sury ,mengatakan, pihaknya menempuh strategi berbeda sejak 2023.
Jika banyak platform P2P lending menawarkan pinjaman jangka pendek untuk pembiayaan konsumsi pribadi, pihaknya berfokus pada pendanaan aktivitas ekonomi riil, seperti pembiayaan di bisnis terkait supply chain dan pembiayaan ke ekosistem bisnis.
“Pendanaan ini dirancang untuk memperkuat operasional usaha dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku usaha lainnya yang sering kali belum terjangkau oleh layanan perbankan konvensional,” ungkap Oki dalam keterangannya, Senin (13/10/2025).
Dia menambahkan, dengan menyediakan pendanaan yang disesuaikan untuk aktivitas bisnis yang skalabel dan berkelanjutan, pihaknya berupaya membantu pelaku usaha meningkatkan pendapatan serta memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah dan nasional.
Dia memaparkan, sejauh ini tingkat keberhasilan bayar atau TKB90 nasabah untuk mengembalikan pinjamannya mencapai 97,18 persen.
Sementara, total nasabah penerima dana mencapai 62.297 dan total pemberi dana (lender) mencapai 944.
Oki mengatakan, data ini menunjukkan kinerja Cicil yang solid serta komitmen dalam menjaga kepercayaan dan transparansi bagi seluruh pemangku kepentingan, baik penerima dana maupun pemberi dana.
“Kinerja tersebut tidak terlepas dari peran para pemberi dana yang berkomitmen dan memiliki semangat yang sama terhadap pengembangan UMKM dan penguatan ekonomi nasional,” ungkapnya.
Ke depan pihaknya akan terus memfasilitasi partisipasi pemberi dana, baik yang berasal dari institusi maupun individu untuk mendukung pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan melalui platform Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) yang legal dan inklusif.
“Akses terhadap pembiayaan produktif adalah kunci pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dengan mendukung UMKM dan kegiatan usaha riil, kami ingin memberdayakan masyarakat, memperkuat ekonomi nasional, dan memberikan nilai nyata bagi para penerima maupun pemberi dana,” imbuh Ivan Joshua Tandika, Direktur Cicil.
Cicil berdiri tahun 2016 dan fokus di pendanaan kebutuhan pendidikan dan memasuki tahun 2023, perusahaan memperluas layanan dan berfokus pada pendanaan produktif.
