TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Majoris Asset Management dan Istiqlal Global Fund Dorong Transformasi Wakaf menjadi Aset Produktif

Agus Haryanto
19 October 2025 | 12:27
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)


Jakarta, TopBusiness — PT Majoris Asset Management menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Istiqlal Global Fund (IGF) di bawah naungan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) untuk mengembangkan pengelolaan wakaf saham dan sedekah saham di pasar modal syariah Indonesia.

Penandatanganan ini berlangsung dalam rangkaian Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 di Bursa Efek Indonesia. Langkah ini memperkenalkan model baru integrasi pasar modal syariah untuk memperluas investor participation dan memperkuat value-based funding ecosystem di Indonesia.

Disaksikan langsung oleh Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Agama Republik Indonesia, serta Iman Rachman, Direktur Utama BEI, kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara filantropi Islam dan manajemen investasi profesional di bawah kerangka pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Melalui kemitraan ini, Istiqlal Global Fund akan berperan sebagai Nazhir (pengelola wakaf) yang menghimpun, mengelola, dan menyalurkan manfaat wakaf saham kepada penerima manfaat (mauquf alaih). Sementara itu, Majoris Asset Management akan bertindak sebagai Manajer Investasi, mengelola portofolio wakaf melalui Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) berbasis prinsip syariah untuk memastikan tata kelola yang transparan dan berkelanjutan.

Zulfa Hendri, Direktur Utama Majoris Asset Management, menyampaikan, “Kolaborasi ini membuka babak baru bagi investasi syariah di Indonesia.Kami ingin memperluas cara pandang terhadap wakaf, sebagai sarana membangun ekonomi yang berkeadilan dan
berkelanjutan.”

“Wakaf memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi umat yang berkelanjutan,” ujar Ahsanul Haq, Direktur Istiqlal Global Fund.

Dengan dukungan instrumen pasar modal syariah, nilai wakaf dapat terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Insyallah, langkah ini menghadirkan semangat baru bagi ekonomi syariah yang lebih inklusif dan berdampak Potensi wakaf nasional yang diperkirakan mencapai Rp 400 triliun menjadi latar kuat bagi kolaborasi ini sebagai langkah konkret mendukung implementasi Masterplan Ekonomi
Syariah Indonesia 2024–2029 dan RPJMN 2025–2029.

BACA JUGA:   Didukung MUFG Perkuat Layanan Pembiayaan, ADMF dan Mandala Finance Umumkan Rencana Penggabungan

.

Tags: bei
Previous Post

FIFGROUP Dukung Kesehatan dan Lingkungan, Bangun UKS di SDN 2 Bojongmenteng dan Tanam 360 Pohon

Next Post

Standardisasi Kawasan Industri Terus Diintensifkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR