Jakarta, TopBusiness—Dalam pengelolaan sistem HC (human capital), PT Gondowangi berupaya memaralelkan sistem itu dengan strategi bisnis yang ditempuh. “Dalam hal ini, kami punya road map strategi perusahaan. Dan HCD (human capital development) kami paralelkan dengan roadmap itu,” ujar Head of Human Capital Gondowangi, Yuhendi.
Ia mengatakan itu dalam presentasi untuk Dewan Juri Top Human Capital Awards 2025 (24/10/2025).
Untuk menjawab kebutuhan dan tantangan organisasi, HCD di perusahaan tersebut punya sejumlah misi. Pertama, menyediakan karyawan yang produktif sesuai dengan kompetensi yang diharapkan.
Kedua, mengadakan lingkungan kerja dan infrastruktur yang kondusif. Ketiga, menerapkan budaya perusahaan ke seluruh karyawan.
HR di Gondowangi berperan aktif sebagai strategic business partner dalam setiap keputusan bisnis. Itu mulai dari perencanaan ekspansi, pengembangan produk baru, hingga digitalisasi proses kerja.
Melalui implementasi human capital management system (HCMS), manajemen Gondowangi kini memiliki data komprehensif mengenai performa, potensi, dan kesiapan talenta. “Hal itu menjadi dasar dalam perencanaan suksesi dan pengembangan kompetensi,” papar Yuhendi.
Kemudian, Yuhendi mengatakan bahwa Inisiatif Talent Mobility and Leadership Acceleration Program di Gondowangi, juga menjadi kunci keberlanjutan. Karena berhasil menyiapkan pipeline pemimpin internal melalui program Management Trainee.
“Juga, mengurangi ketergantungan pada rekrutmen eksternal, dan meningkatkan engagement serta loyalitas karyawan,” kata dia.
Yuhendi mengimbuhkan, “Selain itu, kami aktif mendorong budaya kerja kolaboratif dan inovatif.” Di situ, setiap karyawan diberi ruang untuk
mengusulkan ide acara yang dapat meningkatkan penerapan budaya kerja di Gondowangi.
Perusahaan tersebut pun sudah pernah menggelar survei engagement karyawan. “Hasilnya, kami meraih skor 3,52 dari maksimal skor 5,” ucap Yuhendri.
