Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (27/10/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (24/10). Dow 1,01%, S&P 500 0,79%, Nasdaq 1,15%. Pasar AS ditutup menguat di tengah AS dan Tiongkok memberi sinyal bahwa mereka hampir menyelesaikan kesepakatan perang dagang. Yield UST 10Y menguat 1,14% (+0,045 bps) ke 3,997%, dan USD Index naik 0,02% ke 98,9.
Pasar komoditas mayoritas bergerak melemah Jumat kemarin (24/10). Harga minyak WTI -0,37% ke level USD 61,50/bbl, harga minyak Brent +3,98% ke level USD 65,94/bbl, harga batubara -0,23% di level USD 107,8/ton, dan CPO -1,12% ke level MYR 4.420. Harga emas terpantau melemah 0,32% ke level USD 4.113/oz.
Bursa Asia ditutup menguat Jumat kemarin (24/10). Kospi +2,50%, Hang Seng 0,74%, Nikkei 1,35% dan Shanghai 0,71%.
IHSG ditutup melemah 0,03% ke level 8.271,7. Investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 1.154 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy (Rp 1.161,5 miliar), dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing (Rp 7,5 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp 449,3 miliar), ASII (Rp 382,8 miliar), dan BBRI (Rp 192,3 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BRPT (Rp 88,8 miliar), ADRO (Rp 39,4 miliar), dan BRMS (Rp 39,3 miliar). Top leading movers emiten ASII, BMRI, RISE, sementara top lagging movers emiten TLKM, BRPT, DCII.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 1,48%, dan Nikkei juga mencatatkan +1,56%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didorong sentimen positif pasar AS dan regional,” demikian sebagaimana dikutip.
