Jakarta, TopBusiness — PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melalui unit bisnis propertinya LippoLand menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan hunian yang relevan bagi berbagai segmen masyarakat, mulai dari keluarga muda hingga kelas menengah atas.
LippoLand kini tengah mengembangkan sejumlah proyek unggulan seperti Cendana Suites, XYZ Series, Q Livin, Blackslate Homes, The Hive Series, Belmont Homes, Bentley Homes, hingga The Allegra, yang tersebar di kawasan strategis seperti Park Serpong, Lippo Karawaci, Lippo Cikarang Cosmopolis, dan Tanjung Bunga Makassar.
CEO Grup Lippo Indonesia John Riady mengungkapkan, perusahaan memiliki fondasi pertumbuhan jangka panjang yang kuat berkat cadangan lahan strategis yang mencapai 370 hektar di Lippo Village, 485 hektar di Lippo Cikarang Cosmopolis, 342 hektar di Tanjung Bunga Makassar, serta 165 hektar di berbagai wilayah potensial lainnya.
“Dengan semangat optimisme, LPKR melalui LippoLand akan terus memantau dinamika global dan mengelola risiko secara proaktif,” ujar John dalam keterangan resmi, Senin (27/10/2025).
John menambahkan, prospek sektor properti Indonesia masih sangat cerah, terutama dengan munculnya generasi muda sebagai motor utama pertumbuhan pasar hunian. Aktivitas jual beli properti, khususnya di segmen menengah, disebut meningkat signifikan seiring dengan membaiknya kepercayaan konsumen.
Segmen Hunian Primadona Baru
Menurut CEO Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, pasar properti pada kuartal III-2025 menunjukkan tren positif, terutama untuk segmen hunian dengan kisaran harga Rp1 miliar hingga Rp2,5 miliar.
“Segmen ini menjadi primadona baru di tengah stabilnya daya beli masyarakat dan meningkatnya kepercayaan terhadap sektor properti,” ungkap Ali.
Ia menambahkan, sejumlah kebijakan pemerintah juga berpotensi memperkuat momentum pemulihan pasar. Salah satunya adalah suntikan dana Rp200 triliun dari Kementerian Keuangan ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang diharapkan dapat mempercepat perputaran ekonomi nasional.
“Kebijakan properti saat ini cukup banyak stimulusnya. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Ali.
Dukungan terhadap pertumbuhan pasar juga terlihat dari data riset Rumah123.com, yang menempatkan Tangerang sebagai lokasi paling diminati pembeli rumah selama Juli–September 2025.
Pada Juli 2025, listing enquiries untuk rumah di Tangerang mencapai 16,8% dari total permintaan nasional. Pangsa tersebut tetap tinggi pada Agustus (15,7%) dan September (15,0%), menjadikan Tangerang sebagai kawasan dengan permintaan hunian tertinggi secara konsisten di kuartal III-2025.
Dengan kombinasi antara permintaan pasar yang solid, stimulus pemerintah, dan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan, LippoLand optimistis dapat menjadi salah satu penggerak utama kebangkitan sektor properti nasional.
