TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pupuk Kujang Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama di RI, Kurangi Ketergantungan Impor

Nurdian Akhmad
29 October 2025 | 12:54
rubrik: BUMN, Business Info
Pupuk Kujang Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama di RI, Kurangi Ketergantungan Impor
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness — PT Pupuk Kujang menandatangani kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) untuk pembangunan pabrik NPK Nitrat yang diklaim pertama di Indonesia. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya kemandirian industri pupuk nasional dan pengurangan impor bahan baku.

“Melalui pabrik NPK Nitrat Pupuk Kujang, kita bisa memproduksi NPK Nitrat sendiri, sehingga NPK Nitrat lebih mudah didapat petani Indonesia,” ujar Direktur Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif, dalam keterangan resmi, Rabu (29/10/2025).

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Budi bersama Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih, disaksikan oleh SVP Pengembangan Usaha Pupuk Indonesia, Herdijanto Utomo, di Karawang pada Selasa (28/10/2025).

Budi menegaskan, proyek ini memiliki nilai strategis dalam menekan ketergantungan impor. Selama ini, Indonesia masih mengimpor sekitar 500 ribu ton NPK Nitrat per tahun dari luar negeri.

“Dengan adanya NPK Nitrat pertama di Indonesia ini, petani tak lagi sepenuhnya bergantung pada impor. Kita bisa buat sendiri dan menjangkau petani lebih mudah,” ujarnya.

Pabrik tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi 100 ribu ton per tahun. Proses pembangunan diperkirakan memakan waktu 21 bulan dan ditargetkan rampung pada kuartal III tahun 2027. Setelah beroperasi, pabrik ini diharapkan menambah kapasitas produksi pupuk nasional secara signifikan.

Sementara itu, Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih, menyatakan pihaknya siap menjalankan proyek strategis ini dengan optimal.
“Kita harus menjalankan langkah strategis ini dengan sebaik-baiknya agar dapat menghasilkan pabrik yang memproduksi pupuk berkualitas tinggi dan efisien,” ujarnya.

Sebagai informasi, Rekind merupakan satu-satunya perusahaan EPC nasional yang sepenuhnya dimiliki Indonesia. Perusahaan ini telah berpengalaman menggarap berbagai proyek besar, mulai dari pabrik pupuk dan kimia, biofuel, migas, hingga pembangkit listrik dan infrastruktur.

BACA JUGA:   Pupuk Kujang Tegaskan Komitmen GRC dan Keberlanjutan di Ajang TOP GRC Awards 2025

Sejak awal 2024, Pupuk Kujang telah melakukan riset intensif terhadap formulasi NPK Nitrat, mulai dari tahap ideasi, formulasi, hingga uji efikasi pada berbagai tanaman.

Pengujian dilakukan di Kujang Kampioen, fasilitas kebun riset Pupuk Kujang, dengan hasil positif pada tanaman cabai, tomat, dan bawang merah. Sejumlah petani di Brebes yang menguji sampel produk juga melaporkan hasil panen bawang merah yang lebih tahan terhadap kelembapan.

Langkah ini mempertegas komitmen Pupuk Kujang dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui inovasi produk dan penguasaan teknologi pupuk dalam negeri.

Tags: PT Pupuk Kujang
Previous Post

Semarak Bulan Inklusi Keuangan, Astra Life Edukasi Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Next Post

Disetujui RUPSLB, Ini Langkah BEI dalam Penguatan Pasar Modal di 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR