Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (30/10/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Saham-saham AS ditutup bervariasi pada hari Rabu (29/10). Dow -0,16%, S&P 500 -0,00%, dan Nasdaq +0,55%. Pasar mengalami sesi yang cukup beragam setelah Federal Reserve memutuskan untuk memangkas suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini. Kenaikan ekuitas sedikit mereda setelah Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa pemangkasan suku bunga lagi pada bulan Desember masih “jauh dari pasti.” Imbal hasil UST 10 tahun naik 2,36% (0,094bps) menjadi 4,076%, sementara Indeks USD naik 0,41% menjadi 99,1.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Rabu (29/10). Minyak mentah WTI +0,55% menjadi USD 60,48/barel, minyak mentah Brent 0,75% menjadi USD 64,88/barel, batu bara 0,55% menjadi USD 109,90/ton, CPO -1,46% menjadi MYR 4.262/ton, dan emas -0,56% menjadi USD 3.930,7/oz.
Pasar Asia sebagian besar menguat pada Rabu (29/10). Kospi +1,76%, Hang Seng -0,33%, Nikkei +2,17%, dan Shanghai +0,70%.
IHSG menguat 0,91% menjadi 8.166,2, dengan total pembelian bersih asing sebesar Rp3.786,5 miliar — terdiri dari Rp1.233 miliar di pasar reguler dan Rp2.553,5 miliar di pasar negosiasi. Saham-saham dengan net beli asing tertinggi di pasar reguler adalah BBCA (Rp976,4 miliar), BMRI (Rp237,4 miliar), dan ADRO (Rp178,6 miliar), sementara saham-saham dengan net jual tertinggi adalah BBRI (Rp174 miliar), BUMI (Rp87,6 miliar), dan ICBP (Rp73,8 miliar). Saham-saham dengan pergerakan tertinggi adalah BBCA, BMRI, dan BRMS, sementara saham-saham dengan pergerakan terendah adalah TLKM, DSSA, dan BREN.
Pagi ini, Kospi (0,90%) dan Nikkei (0,12%) dibuka menguat. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini, didukung oleh sentimen positif dari pasar regional,” demikian sebagaimana dikutip.
