Jakarta, BusinessNews Indonesia—Bank QNB Indonesia merencanakan menambah modal melalui bursa saham. Hal itu akan berlangsung melalui HMETD (hak memesan efek terlebih dulu), yang direncanakan berlangsung di Mei tahun 2018 ini.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di 22 Januari 2018, direksi bank tersebut menjelaskan akan mengeluarkan saham baru. Adapun jumlah maksimal saham baru ini di 3,78 miliar unit.
Nilai nominal per saham di Rp 250. Penetapan harga ini sesuai dengan aturan yang berlaku.
Lebih lanjut, direksi Bank QNB menjelaskan sejumlah tujuan menambah modal via HMETD tersebut. Antara lain, memerkuat struktur modal dan meningkatkan kinerja keuangan.
Pemegang saham yang tidak menggunakan HMETD itu, sahamnya bakal terdilusi. Maksimal dilusi itu yakni 18,22% dari modal disetor dan ditempatkan penuh.
