TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Analisis BI ke Surplus Neraca Perdagangan

Achmad Adhito
4 November 2025 | 11:12
rubrik: Ekonomi
Modal Asing Masuk, Kurs Rupiah Menguat

Dhi/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada September 2025 mencatat surplus sebesar 4,34 miliar Dolar AS, melanjutkan surplus pada Agustus 2025 sebesar 5,49 miliar Dolar AS.

“Bank Indonesia (BI) memandang surplus neraca perdagangan ini positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi, hari ini.

Surplus neraca perdagangan yang berlanjut terutama bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas yang tetap baik.

Neraca perdagangan nonmigas pada September 2025 mencatat surplus sebesar 5,99 miliar Dolar AS, seiring dengan tetap kuatnya ekspor nonmigas sebesar 23,68 miliar Dolar AS.

Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut terutama didukung oleh ekspor berbasis sumber daya alam seperti logam mulia dan perhiasan/permata maupun ekspor produk manufaktur seperti besi dan baja serta mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.

Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia.

Adapun defisit neraca perdagangan migas tercatat sedikit menurun menjadi sebesar 1,64 miliar dolar AS pada September 2025. “Hal ini sejalan dengan penurunan impor migas yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan ekspor migas,” kata Ramdan.

Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna meningkatkan ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

BACA JUGA:   Kredit Bank Tumbuh 10,79%; BI Rate Tak Naik
Tags: bank indonesiaramdan denny prakososurplus neraca perdagangan
Previous Post

Penjualan Terus Meningkat, LAPD Berhasil Perbaiki Performa Keuangan

Next Post

Pertamina Drilling Raih Penghargaan Vyatra Bala Pratama 2025 dari PEM Akamigas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR