Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (6/11/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Pasar AS ditutup menguat pada hari Rabu (11/5). Dow +0,48%, S&P 500 0,37%, Nasdaq 0,65%. Saham menguat karena investor mengabaikan kekhawatiran tentang gelembung AI, sementara Mahkamah Agung AS mengisyaratkan skeptisisme terhadap kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun turun 0,20% (0,008 bps) menjadi 4,151%, sementara Indeks USD turun 0,06% menjadi 100,0.
Pasar komoditas bergerak variatif pada Rabu (11/5). Minyak mentah WTI naik 0,07% ke USD 59,64/barel, Brent turun 1,43% ke USD 63,50/barel, batu bara turun 0,13% ke USD 113,7/ton, CPO turun 0,84% ke MYR 4.108/ton, dan emas naik 1,21% ke USD 3.979,6/oz.
Pasar Asia sebagian besar ditutup melemah pada Rabu (11/5). Kospi -2,85%, Hang Seng -0,06%, Nikkei -2,50%, Shanghai +0,23%.
IHSG menguat 0,93% ke level 8.318,5, dengan total pembelian bersih asing sebesar Rp1,31 triliun (pasar reguler: +Rp1,23 triliun, pasar negosiasi: +Rp84,6 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp321,1 miliar), BRMS (Rp240,6 miliar), dan TLKM (Rp219,3 miliar), sementara arus keluar terbesar berasal dari GOTO (Rp130 miliar), HMSP (Rp50,8 miliar), dan ANTM (Rp46,1 miliar). Saham-saham yang paling menguat antara lain BREN, BRMS, dan GOTO, sementara saham-saham yang paling lambat menguat adalah DSSA, ASII, dan HEAL.
Pagi ini, Kospi (+1,30%) dan Nikkei (+1,22%) dibuka menguat. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini, didukung oleh sentimen positif dari pasar regional dan global serta antisipasi terhadap pengumuman MSCI,” demikian sebagaimana dikutip.
