Jakarta, TopBusiness—Mendorong pemerataan energi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi serta Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, melaksanakan groundbreaking pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN) KUD Bina Mina. Itu di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Hal itu dipaparkan dalam keterangan resmi dari Pertamina, pagi ini.
Kegiatan groundbreaking ini dihadiri oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, dan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela.
Momentum ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan akses energi yang lebih dekat bagi para nelayan, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir. Kecamatan Labuhan Maringgai sendiri memiliki sekitar 7.000 nelayan dengan kebutuhan BBM mencapai 10 kiloliter per hari.
Menteri Ferry Juliantono menegaskan bahwa kehadiran SPBUN berbasis koperasi adalah wujud nyata dari ekonomi gotong royong yang berkeadilan.
“Groundbreaking SPBUN berbasis koperasi ini adalah upaya konkret mendorong pemerataan energi bagi nelayan. Pemerintah, Pertamina Patra Niaga, dan gerakan koperasi bergerak cepat agar nelayan memperoleh BBM tepat sasaran, mudah diakses, dan efisien untuk kegiatan melaut,” ujar dia.
“SPBUN KUD Bina Mina diharapkan mampu menjadi model tata kelola energi berbasis koperasi yang berkelanjutan di daerah-daerah maritim lainnya,” kata menteri tersebut.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga sangat mendukung upaya nelayan yang berkoperasi dan mendorong berdirinya SPBUN.
“Karena BBM ini jadi variabel utama nelayan dalam melaut, dengan SPBUN dimiliki koperasi nelayan tingkat produktifitas bisa bertambah dan pendapatan nelayan bisa bertambah,” kata dia.
