TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lintasarta Perkuat Infrastruktur Digital Nasional, Dukung Ekosistem AI dan Big Data

Nurdian Akhmad
13 November 2025 | 10:16
rubrik: Business Info
Lintasarta Perkuat Infrastruktur Digital Nasional, Dukung Ekosistem AI dan Big Data

Jakarta, TopBusiness – Lintasarta, AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, memperkuat infrastruktur jaringannya melalui penerapan arsitektur super-core 800 Gigabit Ethernet (800GE) dan teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing Next Generation (DWDM-Ng). Hal ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap pemrosesan data besar (big data) dan aplikasi berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Kehadiran infrastruktur baru ini memungkinkan koneksi berlatensi rendah, stabilitas tinggi, serta keamanan berlapis, menjadi fondasi penting bagi perusahaan dan lembaga yang mengandalkan layanan cloud, big data, hingga aplikasi berbasis AI untuk kebutuhan pengolahan data real-time dan GPU-as-a-Service.

“Saat ini kami mengoperasikan jaringan berkapasitas total 50 terabit per detik (Tbps) dengan jangkauan nasional dan menjadi mitra strategis dalam pembangunan fondasi digital Indonesia, khususnya dalam ekosistem AI,” kata Zulfi Hadi, Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, dalam keterangan tertulis, Kamis (13/11/2025).

Lintasarta terus melakukan modernisasi jaringan dengan mengadopsi teknologi DWDM-Ng yang mampu mencapai 1,2 Tbps per lambda, serta didukung sistem optical switching generasi terbaru.

“Peningkatan ini mendukung layanan Lambda Multi-Service untuk kebutuhan data besar, AI, dan multi-cloud di berbagai industri,” ujar Zulfi.

Dengan teknologi tersebut, Lintasarta mampu menyediakan kapasitas jaringan hingga 96 Tbps, yang saat ini terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera. Infrastruktur ini dinilai sangat vital untuk mendukung pertumbuhan layanan digital nasional, khususnya di sektor yang memerlukan konektivitas ultra-cepat dan reliabilitas tinggi, seperti data center, cloud computing, hingga GPU computing.

Menurut Zulfi, penyediaan infrastruktur jaringan yang kuat dan efisien menjadi kunci untuk mempercepat adopsi teknologi AI dan mendorong inovasi digital di berbagai sektor ekonomi.

“Melalui peningkatan kapasitas jaringan dan adopsi teknologi konektivitas terbaru, Lintasarta menargetkan efisiensi dan keandalan sistem digital di berbagai sektor industri,” tegasnya.

BACA JUGA:   BI Diakui Sebagai Regulator Makroekonomi Terbaik Asia-Pasifik

Langkah strategis ini sekaligus memperkuat posisi Lintasarta sebagai penyedia infrastruktur digital terintegrasi yang mendukung transformasi digital nasional, khususnya dalam pengembangan ekosistem AI Indonesia.

Tags: lintasartaPT Aplikanusa Lintasarta
Previous Post

Progres Konstruksi Flyover Nurtanio Capai 65%, Kurangi Kemacetan Lalu Lintas di Bandung dan Dukung Operasional Kereta Whoosh

Next Post

SKBM Terima Fasilitas Kredit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR