TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Investasi Properti Bergeser ke Kawasan Industri

Achmad Adhito
13 November 2025 | 19:22
rubrik: Business Info
32 Warga Maluku, Lolos Verifikasi Rumah Tumbuh

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Seiring bertambahnya jaringan jalan tol yang menghubungkan kota-kota di koridor timur Jakarta dan semakin berkembangnya kawasan industri di sepanjang jalan tersebut, arah peta investasi properti Indonesia mengalami pergeseran.

“Setelah bertahun-tahun fokus pada pembangunan hunian di kota besar, kini para pengembang semakin menaruh perhatian pada potensi kawasan industri yang terus menunjukkan daya tariknya,” kata Kepala Riset Rumah123.com, Marisa Jaya, hari ini, di Jakarta.

Subang, Karawang, hingga Bekasi kini berada di pusat perhatian. Masuknya investasi dari Tiongkok dan negara lain memicu lonjakan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Kawasan yang dulunya identik dengan pabrik dan gudang kini mulai berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru yang juga membutuhkan perumahan, fasilitas komersial, dan ruang penunjang kehidupan sehari-hari.

Tren ini tercermin dari data Flash Report November 2025 by Rumah123. Harga rumah sekunder di kota-kota sekitar koridor industri terus meningkat. Bekasi mencatat kenaikan 0,9 persen secara bulanan dan 1,4 persen secara tahunan. Diikuti oleh Bogor yang naik 1,3 persen secara bulanan, serta Tangerang dengan peningkatan 0,5 persen bulanan dan 1 persen tahunan.

Secara nasional, harga rumah sekunder tumbuh 0,3 persen dibanding tahun lalu. “Meskipun tidak besar, angka ini menunjukkan ketahanan pasar di tengah penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia ke 4,75 persen dan inflasi yang tercatat 2,86 persen pada Oktober 2025.”

Kondisi ini, Marissa menambahkan, memberikan ruang bagi investor dan pengembang untuk melirik sektor yang lebih produktif dan berorientasi jangka panjang. Kawasan industri kini memegang peranan penting dalam membentuk wajah baru sektor properti Indonesia.

“Pergerakan pasar di wilayah industri memerlihatkan bahwa pengembang mulai berpikir lebih strategis. Mereka tidak lagi sekadar menjual rumah, tetapi membangun kawasan yang hidup, dengan fungsi residensial, komersial, dan industri yang saling melengkapi,” ujar Marisa.

BACA JUGA:   Yogya Masih Pimpin Kenaikan Harga Rumah Seken

Ia menambahkan bahwa fenomena ini adalah bagian dari proses adaptasi terhadap perubahan perilaku investor dan kebutuhan masyarakat. Diversifikasi ke kawasan industri menunjukkan bagaimana pengembang merespons dinamika ekonomi dengan cepat.

Ketika mobilitas meningkat dan konektivitas antarwilayah semakin baik, kawasan industri menjadi tempat tumbuhnya ekosistem ekonomi baru yang lebih inklusif.

Selain Jabodetabek, beberapa kota besar di luar Pulau Jawa juga menunjukkan tren serupa. Makassar dan Medan mencatat kenaikan harga rumah sekunder masing-masing 8,4 persen dan 3,6 persen secara bulanan, sementara Denpasar naik 4,1 persen secara tahunan.

Secara keseluruhan, sembilan dari 13 kota besar di Indonesia mencatat kenaikan harga rumah tahunan. Yogyakarta menempati posisi tertinggi dengan pertumbuhan 5,4 persen, diikuti oleh Denpasar dengan 4,1 persen. Data ini memerlihatkan bahwa minat terhadap properti masih kuat di kota-kota yang memiliki potensi ekonomi dan konektivitas tinggi.

Tags: harga rumah seken 2025investasi propertimarisa jayaproperti kawasan industririset rumah123
Previous Post

Ada Perpres Ojol, Maxim Ingatkan Dampak bagi Pengemudi

Next Post

BEI Buka Perdagangan SOHO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR