Jakarta, BusinessNews Indonesia—Dewasa ini, event-event olahraga yang disandingkan dengan promosi pariwisata atau sport tourism makin marak digelar berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya lokal, kompetisi olah raga bertaraf internasional pun mulai rutin dihadirkan.
Hal itu tentu perlu didukung persiapan matang dari seluruh aspek terkait di dalamnya. Satu diantaranya adalah soal kesiapan tenaga medik yang berkompeten.
Country Manager Thomson Medical Centre Treeza Ruth Sihombing mengungkapkan, kegiatan olah raga apa pun pasti menimbulkan risiko cedera. “Karenanya, kesiapan tenaga medik yang memahami cedera akibat olah raga sangat diperlukan,” kata dia di Jakarta, dalam satu seminar belum lama ini.
Menurut Treeza, penanganan cedera olah raga sangat berbeda dengan cedera pada umumnya. Karena itu, para dokter diharapk
an mampu memahami tindakan dan penanganan cedera yang diderita para atlet. “Hal ini sangat membantu sehingga para atlet tidak serta merta memutus karirnya lantaran cedera,” katanya.
Diakui, event-event olah raga internasional belakangan memang tengah berkembang pesat Negeri tercinta ini. Masing-masing daerah memanfaatkan ajang tersebut untuk menggaet perhatian banyak pihak. Bukan semata-mata menonjolkan kompetisi olah raga, namun juga sebagai ajang promosi destinasi wisata unggulan setiap daerah di seluruh Nusantara.
“Lewat edukasi melalui seminar, kami ingin penyelenggaraan sport tourism akan semakin baik sehingga kegiatan promosi wisata dapat berjalan efektif. Alhasil, industri pariwisata nusantara berkembang pesat, dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang terus bertambah,” pungkas Treeza.
