Jakarta, TopBusiness – PT Asahimas Flat Glass Tbk (Kode emiten: AMFG) telah memetakan sejumlah kendala dan upaya untuk mengatasinya.
Hal tersebut tercermin dalam materi public expose tahunan AMFG, di Jakarta, melalui laman idx.co.id, hari ini.
Terlihat beberapa item kendala perseroan.
- Ketidakpastian pasokan dan harga gas alam untuk industri
Kondisi pasokan dan harga gas alam untuk industri yang fluktuatif di beberapa lokasi pabrik perseroan memiliki dampak pada biaya produksi. - Persaingan industri kaca domestik yang semakin ketat
Adanya pemain domestik baru dengan kapasitas terpasang yang besar menyebabkan kelebihan pasokan di pasar yang memicu persaingan ketat dan menekan harga jual produk. - Volatilitas nilai tukar
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memberikan tekanan pada biaya produksi, khususnya bahan baku impor dan utang perseroan dalam mata uang asing. - Penurunan penjualan otomotif
Tingkat permintaan kaca otomotif yang menurun seiring dengan penurunan penjualan di sektor otomotif khususnya dalam negeri.
Sementara, upaya yang dilakukan perseroan yaitu:
- Efisiensi dan diversifikasi energi
• Optimalisasi penggunaan gas alam secara efisien.
• Implementasi energi alternatif.
• Investasi teknologi hemat energi untuk produksi. - Strategi pemasaran dan distribusi
• Meningkatkan penjualan produk yang bernilai tambah (VAP) sehinggadapat meraih margin yang lebih tinggi.
• Memperluas jaringan distribusi dalam negeri untuk menyeimbangkan kelebihan pasokan. - Ekspansi pasar ekspor dan hedging
• Meningkatkan penetrasi pasar ekspor.
• Melakukan hedging sesuai dengan ketentuan yang berlaku. - Kolaborasi dan Inovasi dengan Pemangku Kepentingan melalui pengembangan produk kaca otomotif baru sesuai kebutuhan tren.
