TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ketidakstabilan Ekonomi Jadi Ancaman Keamanan Paling Serius bagi Perusahaan RI

Nurdian Akhmad
18 November 2025 | 14:43
rubrik: Business Info
FOTO – Kualitas Udara di Jakarta Membaik

FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Ketidakstabilan ekonomi kini muncul sebagai isu keamanan paling mendesak bagi dunia usaha di Indonesia. Berdasarkan World Security Report, sebanyak 71% pimpinan keamanan menilai kondisi ekonomi yang tidak stabil merupakan ancaman utama yang berpotensi memengaruhi keamanan perusahaan dalam satu tahun ke depan.

Tingginya tingkat kekhawatiran ini diperburuk oleh maraknya kampanye misinformasi dan meningkatnya keresahan publik. Laporan yang melibatkan 2.352 Chief Security Officer (CSO) dari 31 negara tersebut menemukan bahwa di Indonesia, 62% responden melaporkan peningkatan ancaman kekerasan terhadap para pemimpin perusahaan dalam dua tahun terakhir. Angka ini jauh di atas rata-rata Asia Pasifik yang hanya 46%, menegaskan potensi dampak gejolak ekonomi terhadap stabilitas perusahaan dan keselamatan eksekutif.

Managing Director G4S Indonesia, Achmad Kosasih, mengungkapkan bahwa perusahaan melihat peningkatan signifikan terhadap risiko yang dihadapi para pemimpin dunia usaha, sebagian besar dipicu ketidakstabilan ekonomi berkepanjangan.

“Ketidakpastian ini menciptakan kondisi di mana kampanye misinformasi dan disinformasi berkembang pesat, menjadi pemicu utama bagi pihak-pihak yang menargetkan dunia usaha,” ujar Kosasih dalam keterangan persnya, Selasa (18/11/2025).

Ia menambahkan, perusahaan-perusahaan di Indonesia menjadi yang terdepan secara global dalam penerapan perlindungan eksekutif berbasis teknologi dan peningkatan alokasi anggaran keamanan.

Ancaman Internal dan Eksternal

Ancaman misinformasi tercatat sebagai faktor dominan dalam peningkatan risiko keamanan perusahaan. Laporan menunjukkan 86% perusahaan di Indonesia menjadi target kampanye misinformasi dalam setahun terakhir, tertinggi kedua di Asia Pasifik. Bahkan, 62% pimpinan keamanan menilai bahwa separuh atau lebih pelaku ancaman dipengaruhi oleh misinformasi atau disinformasi.

Kondisi tersebut berkontribusi pada meningkatnya ancaman eksternal maupun internal. Penipuan eksternal menjadi kekhawatiran utama bagi 40% responden, sementara 41% lainnya menyebut penipuan internal sebagai ancaman terbesar. Menyikapi hal ini, perusahaan-perusahaan di Indonesia mengambil langkah perlindungan eksekutif yang lebih agresif dibanding negara lain.

BACA JUGA:   Prospek Surat Utang Summarecon Rentan Akan Kondisi Ekonomi

Sebanyak 71% perusahaan meningkatkan prosedur keamanan, sementara 60% menyediakan personel pengamanan dekat bagi para pimpinan—keduanya tertinggi kedua di dunia. Penggunaan pemantauan ancaman daring serta kendaraan berpengaman juga tercatat paling tinggi di kawasan Asia Pasifik.

Keamanan kini menjadi prioritas strategis perusahaan di Indonesia. Sebanyak 71% pimpinan keamanan memproyeksikan peningkatan anggaran keamanan fisik dalam satu tahun ke depan, tertinggi di Asia Pasifik. Investasi diarahkan pada teknologi mutakhir seperti deteksi intrusi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan kontrol akses biometrik, menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan adopsi teknologi keamanan tercepat di dunia.

Dalam survei tersebut, 93% responden sepakat bahwa keamanan fisik harus menjadi prioritas strategis bisnis. Selain itu, 97% menilai tuntutan terhadap profesional keamanan garis depan meningkat dibanding lima tahun lalu. Kendati teknologi terus berkembang, 95% responden meyakini bahwa peran manusia tetap menjadi elemen penting dalam sistem keamanan perusahaan.

Tags: G4S Indonesia
Previous Post

Tol Terpeka Menjadi Koridor Strategis JTTS Penghubung Lampung – Sumatra Selatan

Next Post

RUPSLB ENAK: Perubahan Susunan Pengurus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR