Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (20/11/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini.
Pasar AS ditutup menguat pada hari Rabu (19/11). Dow +0,10%, S&P 500 0,38%, dan Nasdaq 0,59%. Ekuitas AS menguat karena investor menunggu laporan pendapatan Nvidia (NVDA), yang dapat memberikan arahan mengenai arah perdagangan terkait AI. Imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun naik 0,34% (0,014 bps) menjadi 4,136%, dan indeks USD +0,53% menjadi 100,13.
Pasar komoditas ditutup sebagian besar melemah pada Rabu (19/11). Minyak WTI melemah 1,83% menjadi USD 59,56/barel, minyak Brent 1,82% menjadi USD 63,63/barel, batu bara 0,45% menjadi USD 111,00/ton, CPO 0,38% menjadi MYR 4.226/ton, dan emas 0,37% menjadi USD 4.080,52/oz.
Pasar Asia sebagian besar ditutup melemah pada Rabu (19/11). Kospi melemah 0,61%, Hang Seng 0,38%, Nikkei 0,34%, dan Shanghai 0,18%.
Sebaliknya, IHSG menguat 0,53% menjadi 8.406,5, dengan net buy asing mencapai Rp1.674,2 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp812,6 miliar, dan di pasar negosiasi, beli bersih asing mencapai Rp861,6 miliar. Beli bersih asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BMRI (Rp285,7 miliar), disusul BBRI (Rp162,2 miliar), dan TLKM (Rp106,5 miliar). Jual bersih asing tertinggi dicatatkan oleh ANTM (Rp87,4 miliar), disusul MIDI (Rp34,6 miliar), dan FILM (Rp33,3 miliar). Saham-saham dengan pergerakan tertinggi antara lain BBCA, AMMN, dan BMRI, sementara saham-saham dengan pergerakan tertinggal adalah TPIA, BRPT, dan GOTO.
Pagi ini, Nikkei dibuka menguat (3,66%), demikian pula Kospi (2,62%). “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini di tengah sentimen positif dari pasar regional,” demikian sebagaimana dikutip.
