TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Meski Pasar Otomotif Konvensional Tertekan, RI Jadi Motor Kendaraan Listrik ASEAN

Nurdian Akhmad
20 November 2025 | 20:34
rubrik: Business Info
Meski Pasar Otomotif Konvensional Tertekan, RI Jadi Motor Kendaraan Listrik ASEAN

Jakarta, TopBusiness – Transformasi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia menunjukkan laju yang kian agresif. Hal itu tergambar dalam laporan Electric Vehicle Readiness (eReadiness) 2025 yang dirilis PwC (PricewaterhouseCoopers), yang menyoroti kesiapan adopsi EV di enam negara ASEAN.

Di saat pasar otomotif konvensional kawasan melemah, elektrifikasi justru melesat, dan Indonesia menjadi salah satu pemain kunci.

PwC mencatat, sepanjang Januari–September 2025, pasar kendaraan ringan Indonesia terkoreksi hingga minus 11 persen. Tekanan ini dipicu oleh kenaikan pajak, pelemahan rupiah, hingga penurunan daya beli masyarakat. Namun, kontraksi tersebut tidak menghambat pertumbuhan kendaraan berbasis baterai.

“Di tengah kontraksi pasar otomotif Indonesia sebesar minus 11 persen pada YTD kuartal III 2025, elektrifikasi bergerak ke arah sebaliknya,” ujar Lukmanul Arsyad, PwC Indonesia Industrials and Services Leader, dalam keterangan resmi, Kamis (20/11/2025).

Menurut laporan PwC, segmen EV Indonesia tumbuh 49 persen, sementara ASEAN secara keseluruhan mencatat pertumbuhan 62 persen. Pertumbuhan ini ikut didorong oleh tingkat kepuasan pemilik EV Indonesia yang menjadi tertinggi di ASEAN, mencapai 99 persen, melonjak signifikan dari 93 persen pada tahun sebelumnya.

Konsumen menilai pengalaman memiliki EV kian positif, terutama berkat waktu pengisian yang lebih cepat, biaya operasional rendah, serta peningkatan kualitas baterai. Kendati demikian, masih ada sejumlah tantangan. PwC menemukan bahwa 33 persen pemilik EV masih mempertimbangkan kembali ke mobil bensin atau diesel, terutama karena biaya perawatan yang lebih tinggi dari perkiraan dan jarak tempuh yang belum memenuhi ekspektasi.

Dari perspektif calon pengguna, Indonesia memiliki porsi prospek pembeli EV yang relatif kecil di ASEAN-6. Meski begitu, minat tetap tergolong kuat dengan skor indeks kesiapan 3,7. Laporan eReadiness 2025 juga mencatat lonjakan signifikan pada tingkat kesiapan EV Indonesia, dari skor 2,0 menjadi 2,8.

BACA JUGA:   Investasi Asing di Negara Berkembang Justru Naik

Peningkatan terbesar terjadi pada aspek insentif pemerintah, yang meraih skor 4,0, tertinggi di seluruh ASEAN-6. Faktor ini menjadikan Indonesia salah satu negara yang paling agresif dalam menciptakan ekosistem EV yang atraktif bagi industri.

Namun, tantangan struktural masih terasa. Infrastruktur pengisian daya Indonesia baru mencapai skor 1,4, jauh di bawah Singapura yang sudah berada di level 4,3. Pasokan kendaraan listrik juga perlu diperkuat, dengan skor 2,3 atau lebih rendah dari Vietnam.

“Indonesia memiliki peluang besar untuk menarik investasi dan mempercepat transisi EV. Namun, keberhasilan akan bergantung pada penutupan kesenjangan infrastruktur serta penguatan rantai pasok,” ucap Lukmanul.

Dengan dukungan insentif paling progresif di kawasan, kepuasan pengguna yang sangat tinggi, dan pertumbuhan pasar EV yang solid, Indonesia dinilai berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu pusat elektrifikasi terpenting di ASEAN. Ke depan, percepatan pembangunan SPKLU, peningkatan kapasitas produksi lokal, dan penguatan kolaborasi industri menjadi kunci menjaga momentum di tengah persaingan regional yang semakin dinamis.

Tags: aseankendaraan listrikPricewaterhouseCoopersPwC
Previous Post

Neraca Pembayaran Indonesia: Defisit 6,4 Miliar Dolar AS

Next Post

Menteri Dody Tinjau Prototipe Dapur BGN di Kebumen, Menjadi Standar Bagi Pembangunan 222 SPPG

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR