Jakarta, TopBusiness—Bank Indonesia (BI) terus memerkuat kebijakan yang mendukung ekonomi hijau. Bank Indonesia memberikan insentif makroprudensial bagi bank yang menyalurkan pembiayaan ke sektor berkelanjutan.
“Hingga 1 November 2025, insentif yang disalurkan ke perbankan telah mencapai Rp36,38 triliun,” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam keterangan resmi, hari ini.
Selain itu, BI mendampingi 159 UMKM hijau melalui pengembangan usaha dan fasilitasi business matching pembiayaan. Dukungan terhadap ekonomi hijau dilengkapi dengan pengembangan Kalkulator Hijau sebagai alat bantu terstandar untuk menghitung estimasi emisi dari berbagai aktivitas ekonomi.
Ia pun menjelaskan: sebagai upaya menyeimbangkan emisi karbon yang dihasilkan, BI telah melakukan pembelian kredit karbon sebesar 150 ton CO₂e dan melaksanakan penanaman 37.000 pohon di berbagai wilayah Indonesia.
“Seluruh kebijakan dan inisiatif ini kami susun untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” ujar Destry.
