Jakarta, TopBusiness – PT Darma Henwa Tbk (IDX: DEWA) baru saja melaporkan bahwa kepemilikan saham anak usahanya terus meningkat hingga 99,75% di perusahaan tambang emas dan mineral yang berlokasi di Aceh, PT Gayo Mineral Resources (GMR).
Hal ini seperti disebutkan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipaparkan Director & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, Jumat (28/11/2025).
Disebutkannya, GMR telah memperoleh Surat Pemberitahuan dari Kementerian Hukum dengan nomor AHU-AH.01.09 0359755, mengenai Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT Gayo Mineral Resources pada tanggal 27 November 2025.
“Surat Pemberitahuan tersebut diberikan berdasarkan Akta Notaris Nomor 18 Tanggal 21 November 2025 yang dibuat oleh Notaris Irma Devita Purnamasari S.H., M.Kn., mengenai perubahan Peralihan Saham GMR,” kata dia.
Sehingga, setelah memperoleh Surat Pemberitahuan tersebut, maka susunan pemegang saham GMR menjadi sebagai berikut: untuk PT Mahadaya Imajinasi Nusantara (MIN) memiliki jumlah saham sebanyak 40.000 saham Seri A dan 63.829.603 lembar saham Seri B. Atau setara dengan 99,75%. Sisanya atau sebanyak 0.25% dimiliki Atlas Energy Investment Ltd, dengan jumalh saham 160.000 saham Seri A.
“MIN merupakan Perusahaan Terkendali yang 99,75% sahamnya dimiliki oleh DEWA melalui PT Sabina Mahardika,” dia menjelaskan.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan Surat Persetujuan perubahan kepemilikan saham GMR. Surat tersebut diberikan berdasarkan evaluasi Kementerian ESDM atas kelengkapan persyaratan administrasi, teknis, lingkungan dan finansial yang disampaikan oleh GMR.
Dengan adanya perubahan kepemilikan saham di GMR ini, kata dia, akan berdampak postif terhadap kinerja keuangan emitan yang memiliki bidang usaha utama aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya serta reparasi mesin untuk keperluan khusus itu. “Karena dengan adanya persetujuan perubahan susunan pemegang saham GMR akan berdampak pada terkonsolidasinya laporan keuangan GMR dengan laporan keuangan Perseroan,” pungkas dia.
