Jakarta, BusinessNews Indonesia—Mulai kuartal empat tahun 2018, Pertamina akan memasok LNG (gas alam cair) ke Bangladesh selama 10 tahun. Total nilai dari aktivitas itu USD 4 miliar.
Hal ini dikatakan oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, di Jakarta hari ini, dalam keterangan pers.
Dia mengatakan, pengiriman itu merupakan hasil kesepakatan komersial yang merupakan tindak lanjut semangat kerja sama bidang energi antara kedua negara.
Dalam kesepakatan yang dituangkan melalui LOI binding dengan Petrobangla di Bangladesh (28 Januari 2018), Pertamina akan memasok LNG sebesar 1 mtpa (million tons per annum/ juta ton per tahun), selama 10 tahun.
“Kesepakatan komersial tersebut, dilakukan sebagai tindak lanjut semangat kerja sama di bidang energi antara kedua negara, dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah,” kata dia.
Adiatma menjelaskan, pihaknya pun akan memasok LNG ke Pakistan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan IGA (Inter Governmental Agreement) di bidang energi pada 27 Januari 2018.
Dalam hal ini, Pertamina dan Pakistan LNG Ltd., akan menindaklanjuti dengan pembahasan perjanjian jual beli LNG yang diproyeksikan sebesar 1,5 mtpa selama 10 tahun, dengan opsi perpanjangan lima tahun.
“Bila transaksi ini terwujud, akan bernilai sekitar USD 6.4 miliar,” kata dia.
