Jakarta, BusinessNews Indonesia—Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia, Rino Donny Donosepoetro, mengatakan bahwa di tahun 2018, pelaku bisnis tak akan lagi wait and see sekalipun pemilihan kepala daerah (pilkada) dan persiapan pilpres (pemilihan presiden) ada di tahun itu.
“Pelaku bisnis tidak wait and see lagi karena tidak ingin hilang momentum,” kata dia Jakarta (6/2/2018) dalam paparan hasil riset ke sejumlah media.
Dia mengatakan, sikap wait and see tersebut sangat menentukan pergerakan ekonomi Indonesia di tahun 2018. Dalam hal ini, harga sejumlah komoditas telah kembali naik. Walhasil, mereka tidak ingin kehilangan momentum sekalipun tahun politik telah datang.
“Pilihan bagi mereka, apakah masuk sekarang atau kehilangan momentum. Jadi mereka tak akan wait and see,” ujar Rino.
Pilkada, dia menambahkan, juga berpotensi menaikkan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia karena banyaknya aliran dana di peristiwa politik tersebut.
Standart Chartered Bank Indonesia pun optimis bahwa, di tahun tersebut, bisnis mereka akan tumbuh dengan baik. “Kami prediksi, pertumbuhan itu sekitar 12% sampai 13%,” kata dia.
Tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia 2018, Rino mengatakan bahwa momentum pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) akan berlanjut. Ada sejumlah penyebab optimis tersebut, antara lain tingkat keyakinan luar negeri yang tinggi ke Indonesia, reformasi kebijakan fiskal yang sudah mapan, dan lain-lain.
