TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inflasi Januari 2026 Diprediksi Naik

Achmad Adhito
10 December 2025 | 15:34
rubrik: Business Info
Indeks Keyakinan Konsumen RI Masih Bagus

Konsumen Ponsel di Jakarta (Dhi/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Dari sisi harga, tekanan inflasi pada tiga bulan yang akan datang, yaitu Januari 2026 diprakirakan meningkat, sementara pada enam bulan yang akan datang, yaitu April 2026 diprakirakan menurun.

“Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Januari 2026 yang tercatat sebesar 163,2, lebih tinggi dibandingkan dengan 157,2 pada periode sebelumnya,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi, hari ini.

Kenaikan itu didorong oleh ekspektasi kenaikan harga bahan baku, upah, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan permintaan menjelang periode Ramadan 1447 H.

Sementara itu, IEH April 2026 tercatat sebesar 161,7, lebih rendah dari periode sebelumnya sebesar 172,5. “Hal ini seiring dengan normalisasi permintaan pasca-HBKN Idulfitri,” kata Ramdan.

Indeks Penjualan Riil

Ramdan pun memaparkan bahwa kinerja penjualan eceran pada November 2025 diprakirakan meningkat. Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 5,9% (yoy/year on year), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 4,3% (yoy).

Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan penjualan mayoritas kelompok, terutama Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, Barang Budaya dan Rekreasi, Suku Cadang dan Aksesori, serta Makanan, Minuman, dan Tembakau.

Adapun secara bulanan, penjualan eceran pada November 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 1,1% (mtm/month to month) didorong oleh kinerja penjualan mayoritas kelompok. Ini seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat menjelang persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Pada Oktober 2025, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 4,3% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan IPR bulan sebelumnya sebesar 3,7% (yoy). Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh peningkatan penjualan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi  serta Makanan, Minuman, dan Tembakau.

BACA JUGA:   Penerbit E-Money Boleh Ambil Biaya Tambahan dari Konsumen

Secara bulanan, penjualan eceran pada Oktober 2025 tumbuh sebesar 0,6% (mtm) yang juga dipengaruhi oleh permintaan masyarakat menjelang persiapan HBKN Natal didukung oleh kelancaran distribusi.

Tags: bank indonesiaindeks ekspektasi harga umumindeks penjualan riilinflasi 2026penjualan eceran
Previous Post

MedcoEnergi Gelar Festival Pojok UMKM 2025, Tampilkan 22 Mitra Binaan dari Seluruh Aset Operasi

Next Post

Gaspol Aktivitas Tanpa Was-Was! bluInsurance Sediakan Asuransi Digital, Mulai dari Harga Ngopi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR