TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Harga Rumah Seken Cenderung Stagnan di Akhir Tahun

Achmad Adhito
11 December 2025 | 15:35
rubrik: Business Info
“Tabip” Perumahan ada di Sejumlah  Propinsi

Ilustrasi (Sumber: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness—Menjelang akhir tahun, pasar hunian sekunder di Indonesia menunjukan pergerakan yang lebih tenang.
“Berdasarkan Flash Report Desember 2025 by Rumah123, harga rumah secara nasional tercatat stagnan pada November 2025, sementara suplai turun 0,3% secara bulanan,” kata Kepala Riset Rumah123, Marisa Jaya, dalam laporan riset yang diterima Redaksi Topbusiness.id, hari ini.

Secara tahunan, harga mengalami kontraksi tipis sebesar 0,2%, jauh di bawah tingkat inflasi 2,72%.

Kondisi Ini menunjukkan kecenderungan sikap konsumen dan pemilik properti yang berhati-hati dalam mengambil keputusan besar, menanti arah pasar di awal 2026.

Meski harga relatif stabil, minat pencarian hunian tetap kuat dan bahkan menguat di beberapa wilayah utama yang menawarkan kemudahan akses dan kualitas hidup tinggi.

Marisa menjelaskan bahwa, sebagai contoh, Tangerang menjadi lokasi paling diminati dengan kontribusi 14,3% dari total pencarian nasional. Kawasan itu didukung jaringan tol utama, konektivitas ke pusat bisnis Jakarta Barat dan Selatan, serta perkembangan pesat di koridor BSD-Alam Sutera-Gading Serpong.

Jakarta Selatan menyusul dengan porsi pencarian sebesar 12,2% berkat sistem transportasi lengkap mulai dari MRT hingga simpul-simpul tol strategis yang menghubungkan kawasan bisnis dan residensial.

Jakarta Barat juga semakin diminati dengan 10,9% pencarian berkat akses strategis menuju pusat bisnis CBD, Tangerang, dan munculnya klaster hunian baru yang menawarkan opsi rumah vertikal maupun tapak dengan fasilitas kota yang terus bertumbuh.

Dilihat dari pergerakan harga, dinamika antar kota cenderung berbeda. Bandung mencatat kenaikan bulanan tertinggi sebesar 1,0%, disusul Jakarta sebesar 0,2%.

Papar Marisa lagi: secara tahunan, Denpasar memimpin pertumbuhan harga dengan 3,4%, diikuti Medan dan Bekasi dengan kenaikan masing-masing 2,1% dan 1,5%.

BACA JUGA:   TOP CSR Awards 2024 Siap Digelar Mei 2024

Penurunan suplai secara tahunan mencapai 8,6%, mengindikasikan bahwa banyak pemilik properti memilih menunda pemasangan listing hingga memasuki tahun yang baru.

Tags: harga rumah seken 2025marisa jayarumah123.com
Previous Post

Resmi Beroperasi, KEK ETKI Banten Siap Sambut Investor Baru

Next Post

Kementerian PU Terus Bergerak Lakukan Normalisasi Sungai, Jalan, dan Salurkan Layanan Dasar di Tapanuli Tengah dan Sibolga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR