TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sejumlah Obligasi BII Kembali Dapat Peringkat Tertinggi

Nurdian Akhmad
14 April 2014 | 12:26
rubrik: Business Info
Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, businessnews.id — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali memberikan peringkat idAAA (triple A) kepada beberapa obligasi keluaran Bank Internasional Indonesia. Peringkat tersebut berlaku untuk masa waktu 8 April 2014 sampai 1 April 2015. Demikian dikatakan oleh Presiden Direktur Bank Internasional Indonesia, Taswin Zakaria, di Jakarta.

Seperti tertera dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan hari ini oleh manajemen Bursa Efek Indonesia, peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi perusahaan. Juga berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2013.

Total nilai sejumlah obligasi tersebut adalah Rp 4 triliun. Itu adalah Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Seri A dan Seri B Tahun 2011; dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Seri A dan Seri B Tahun 2012.

Direktur Pefindo, Vonny widjaja, mengatakan bahwa efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi.

“Kemampuan obligor dengan peringkat tersebut untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang, sangat baik dibandingkan dengan obligor yang lain,” Vonny berkata.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, saham Bank Internasional Indonesia yang ditransaksikan di BEI, ditutup di harga Rp 311 per lembar. Yang berarti sama dengan harga penutupan perdagangan Jumat pekan lalu.

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), mengacu ke data dari RTI, ditutup di 4846,297 setelah naik 29,72 poin atau 0,61%. (DHI)

EDITOR: DHI

BACA JUGA:   Insentif Pajak Diperpanjang, Penjualan Mobil 2021 Bakal Tumbuh 39,5 Persen
Previous Post

Soal Utang Luar Negeri, Pemerintah Mumpuni Daripada Swasta

Next Post

Pemerintahan Baru Harus Revisi Empat UU Sektor Keuangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR