Jakarta, TopBusiness—Seiring dengan digitalisasi pencarian properti, perilaku pengguna menunjukan pergeseran dalam cara keluarga menyaring pilihan hunian.
“Data Rumah123 mencatat bahwa sepanjang 2025, 52,4% pencarian properti dilakukan oleh perempuan, sementara laki-laki tercatat 47,6%,” kata Kepala Riset Rumah123.com, Marisa Jaya, dalam keterangan yang diterima Redaksi Topbusiness.id (24/12/2025).
Angka ini mencerminkan tingginya partisipasi perempuan dalam proses pencarian hunian keluarga.
“Dalam konteks rumah tangga, keterlibatan ini kerap berkaitan dengan peran ibu sebagai pihak yang lebih aktif menilai hal detail nan krusial seperti lingkungan sekitar, akses fasilitas publik, hingga kenyamanan rumah untuk aktivitas sehari-hari,” kata Marisa.
Ketika ibu terlibat aktif, fokus keputusan hunian cenderung bergeser. Harga dan lokasi tetap menjadi faktor penting, namun bukan satu-satunya pertimbangan.
“Aspek seperti tata ruang yang fungsional, pencahayaan alami, keamanan lingkungan, serta kemudahan aktivitas sehari-hari menjadi faktor penentu.”
Marisa menambahkan bahwa, sepanjang 2025, dari sisi tipe properti, rumah tapak masih menjadi pilihan utama yang banyak dicari dengan porsi 60,3% dari total pencarian, diikuti oleh apartemen.
Dari sisi status hunian, sepanjang Januari-November 2025 permintaan terhadap rumah dijual dan rumah sewa menunjukan porsi yang relatif seimbang, masing-masing sebesar 50,1% untuk rumah dijual, dan 49,9% untuk rumah sewa.
Preferensi ini mencerminkan fleksibilitas keluarga dalam menentukan bentuk hunian, dengan pertimbangan utama tetap pada keberlanjutan kebutuhan hidup, baik dalam jangka pendek maupun panjang.
