TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dorong Produktivitas dan Kecepatan Jurnalistik, Redaksi Media MSI Group Ikuti Pelatihan AI

Nurdian Akhmad
7 January 2026 | 11:23
rubrik: Event
Dorong Produktivitas dan Kecepatan Jurnalistik, Redaksi Media MSI Group Ikuti Pelatihan AI

Jakarta, TopBusiness – Redaksi media di bawah naungan MSI Group, hari ini, mengikuti pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung kerja jurnalistik, khususnya dalam meningkatkan efektivitas produksi konten dan konsistensi penerbitan e-magazine.

CEO MSI Group M. Lutfi Handayani mengatakan, pelatihan ini bertujuan agar tim redaksi dapat memanfaatkan teknologi AI secara optimal tanpa mengesampingkan kaidah jurnalistik. Menurutnya, keterampilan menggunakan AI harus terus dilatih dan dipraktikkan agar benar-benar memberikan manfaat nyata.

“Dengan dukungan seperti ini, kita harus terus berlatih. Keterampilan itu harus dipakai dan di-update. Terima kasih kepada manajemen MSI Institute yang sudah memfasilitasi, mudah-mudahan memberikan kemanfaatan bagi seluruh tim,” ujar Lutfi dalam sambutan pelatihan tersebut di Graha 415, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2026).

Pelatihan ini diikuti oleh jurnalis, fotografer, dan desainer grafis dari empat media di bawah naungan MSI Group, yakni Majalah TopBusiness, Majalah ItWorks, Madani, dan CoreNews. Peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai konsep dasar AI, mulai dari big data analytics, proses pengolahan informasi berbasis AI, hingga implementasi praktis AI dalam kerja jurnalistik sehari-hari.

Lutfi menjelaskan, salah satu harapan utama dari pelatihan ini adalah meningkatnya kemampuan dan keterampilan redaksi dalam menggunakan AI, sehingga tugas-tugas jurnalistik dapat dijalankan lebih efisien. Hal ini terutama penting untuk menjaga konsistensi penerbitan e-magazine MSI Group, baik edisi reguler maupun edisi khusus.

“Event kita ke depan akan bertambah, otomatis kebutuhan penulisan juga meningkat. Selain edisi reguler, ada edisi khusus dan e-magazine. Dengan jumlah wartawan yang relatif terbatas, teknologi AI diharapkan bisa membantu percepatan kerja, tanpa mengurangi kualitas dan prinsip jurnalistik,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelumnya sempat muncul usulan penambahan jumlah wartawan karena beban kerja yang meningkat. Namun, dengan pemanfaatan AI secara tepat, kebutuhan tersebut diharapkan dapat diatasi.

BACA JUGA:   TOP GRC Awards 2023 Dihadiri Ratusan Peserta

“Mudah-mudahan tidak perlu menambah tim, tapi justru semua tugas baik edisi khusus, edisi reguler, maupun media lainnya, bisa terbantu dengan AI,” kata Lutfi.

Pelatihan ini menghadirkan Totok Sediyantoro, MBA, PhD, akademisi sekaligus sekjen Lembaga Kajian Nusantara (LKN) Astacita sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Totok menekankan bahwa AI merupakan alat bantu yang sangat efektif dalam produksi konten jurnalistik, terutama dari sisi kecepatan dan kerapian struktur tulisan.

“AI sangat membantu, pertama dari sisi kerangka tulisan yang rapi dan benang merah yang jelas. Kedua, dari sisi kecepatan. Ini yang membuat proses produksi konten bisa jauh lebih efisien,” ujarnya.

Totok juga mendorong peserta untuk langsung mempraktikkan penggunaan AI hingga menghasilkan artikel yang siap tayang. Bahkan, ia menargetkan hasil pelatihan bisa langsung dipublikasikan pada hari yang sama.

“Targetnya bukan setahun lagi, tapi hari ini langsung publish. Supaya kita yakin bahwa AI itu benar-benar bisa membantu artikel naik tayang dengan cepat,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa AI hanyalah asisten yang harus dioperasikan dengan pemahaman yang tepat. Oleh karena itu, pengguna perlu mendefinisikan peran dan karakter dirinya, misalnya sebagai wartawan dengan pengalaman tertentu, agar hasil yang dihasilkan AI tetap relevan dan sesuai kebutuhan redaksi.

“AI itu pembantu kita. Dia akan menyesuaikan dengan karakter yang kita deklarasikan. Karena itu, pemahaman manusia dan AI harus saling melengkapi,” pungkas Totok.

Pelatihan AI ini diharapkan menjadi langkah awal transformasi kerja redaksi MSI Group agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap menjaga kualitas dan integritas jurnalistik.

Tags: MSI Institute
Previous Post

Hutama Karya: Jembatan Overpass STA 203+279 Lingkar Pekanbaru akan Dibangun

Next Post

Tol Kutepat Segmen Sinaksak – Simpang Panei Layani 88.867 Kendaraan Selama Nataru 2025/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR