Jakarta, TopBusiness — Di tengah maraknya perbincangan mengenai kendaraan listrik penumpang, PT Nusatama Berkah Tbk (IDX: NTBK) atau Nusatama justru mengambil jalur yang lebih “berat”.
Bersama Kalista, emiten dengan kode perdagangan saham NTBK ini mempercepat pengembangan truk listrik kelas berat untuk kebutuhan industri dan logistik nasional.
“Kolaborasi ini menandai langkah strategis Nusatama untuk masuk lebih dalam ke segmen EV industri, sektor yang menuntut keandalan tinggi dan kesiapan operasional nyata,” ujar Corporate Secretary NTBK, Dodi Sentot, dalam keterangannya, Jumat (9/1/2025).
Fokusnya jelas: truk listrik yang bukan sekadar konsep, tapi siap dipakai di lapangan—mulai dari logistik hingga pertambangan.
Melalui kerja sama dengan Kalista, Nusatama menggarap pengembangan produk secara bertahap, termasuk pengujian performa di kondisi operasional aktual, serta penyempurnaan spesifikasi agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan industri.
“Pendekatan ini menegaskan bahwa yang dibangun bukan hype, melainkan fondasi implementasi,” imbuhnya.
Langkah ini juga sejalan dengan agenda nasional dalam menurunkan emisi karbon dan mendorong adopsi kendaraan listrik di sektor transportasi.
Namun lebih dari itu, kolaborasi Nusatama–Kalista memperlihatkan arah bisnis yang mulai mengarah ke ekosistem EV industri, segmen dengan hambatan masuk tinggi dan potensi jangka panjang.
“Manajemen Nusatama menyampaikan bahwa kolaborasi jangka panjang ini diharapkan dapat mendorong inovasi berkelanjutan sekaligus membuka peluang penerapan truk listrik yang lebih luas di berbagai sektor strategis,” tandas dia.
Dengan menggandeng Kalista, Nusatama menegaskan posisinya bukan sekadar pengikut tren EV, melainkan bagian dari pemain awal transformasi logistik dan transportasi industri berbasis listrik di Indonesia.
