Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Jumat (9/01/2026) di PT Bursa Efek Indonesia bergerak menguat. Indeks Komposit Jakarta itu naik 43,68 poin atau 0,49%, sehingga level indeks pagi ini menjadi 8.968,68 poin.
Rilis data dari bursa saham Amerika Serikat menunjukkan pergerakan yang bervariasi di Wall Street. Indeks S&P 500 ditutup hampir datar dengan sedikit penguatan. Dow Jones Industrial Average naik sekitar 0,6%, sedangkan Nasdaq Composite turun sekitar 0,4% di akhir perdagangan.
Saham di sektor pertahanan mengalami rally, di tengah rencana kenaikan anggaran militer AS, yang membantu menahan pelemahan di beberapa sektor lain.
Analis menilai penguatan IHSG pagi ini masih didorong tren positif secara teknikal, seiring dengan aksi beli di saham‑saham unggulan. Walaupun pasar AS menunjukkan arah yang campuran, hal itu tidak menghambat pembukaan positif IHSG, karena investor domestik tetap mencermati data ekonomi dalam negeri dan prospek arah kebijakan moneter global. Namun, analis memperingatkan bahwa pasar masih bisa bergerak terbatas atau sideways selama belum muncul katalis kuat baru.
Pembukaan IHSG pada Jumat pagi ini mencerminkan sentimen positif domestik, meskipun indikasi dari Wall Street bersifat mixed, seiring saham sektor pertahanan AS yang menguat sementara indeks teknologi turun. Pergerakan IHSG pagi ini menunjukkan bahwa investor pasar modal Indonesia tetap optimistis untuk memanfaatkan momentum kenaikan awal tahun 2026.
