Jakarta, TopBusiness—PT Asri Karya Lestari Tbk., (kode saham: ASLI) menyampaikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penurunan kinerja keuangan per 30 September 2025. Penjelasan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas permintaan klarifikasi BEI.
Direktur PT Asri Karya Lestari Tbk., Yudra Saputra, dalam keterbukaan informasi (13/1/2026) menjelaskan bahwa pendapatan Perseroan tercatat turun 24,58% menjadi Rp136,5 miliar.
Penurunan ini terutama dipengaruhi perbedaan portofolio dan tahapan proyek dibandingkan periode sebelumnya, serta pergeseran waktu pengakuan pendapatan.
Pada 2024, Perseroan berada pada fase penyelesaian beberapa proyek besar, sementara pada 2025 sebagian proyek baru masih berada pada tahap awal pelaksanaan.
Dari sisi pelanggan, pada 2025 kontribusi pendapatan signifikan hanya berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan senilai Rp61,1 miliar. Proyek tersebut merupakan proyek infrastruktur jalan dan jembatan berskala besar dengan durasi kontrak jamak.
Sementara itu, kontribusi dari PT Pembangunan Deltamas menurun karena proyek utama telah memasuki tahap akhir dan sebagian besar pendapatannya diakui pada periode sebelumnya.
Perseroan juga memaparkan sejumlah proyek yang masih berjalan, antara lain pekerjaan di ruas Jalan Tol Palikanci, Jalan Tol Serang–Panimbang, proyek irigasi di Bengawan Solo, serta proyek New Priok Eastern Access di Jakarta. Seluruh proyek tersebut masih berstatus on-going dengan pengakuan pendapatan menggunakan metode persentase penyelesaian sesuai PSAK.
Menanggapi kondisi rugi usaha dan rugi tahun berjalan, manajemen menyatakan telah menyiapkan langkah perbaikan kinerja. Strategi tersebut mencakup optimalisasi struktur biaya, percepatan progres proyek berjalan, selektivitas tender, serta penguatan manajemen arus kas dan penagihan piutang.
“Langkah-langkah tersebut kami lakukan untuk memperbaiki kinerja operasional dan menjaga keberlanjutan usaha Perseroan,” kata Yudra Saputra.
Penjelasan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi investor pasar modal terkait kondisi keuangan, risiko usaha, serta arah strategis PT Asri Karya Lestari Tbk., ke depan. (AI)
