Jakarta, BusinessNews Indonesia— Pertamina EP, anak usaha Pertamina, menyatakan diri berkomitmen tinggi dalam aktivitas operasi dan produksi dengan mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) pada berbagai aktivitas di lapangan.
Presiden Direktur Pertamina EP Nanang Abdul Manaf, di Jakarta (21/2), menyatakan bahwa zero accident merupakan komitmen bersama. “Karena itu, aspek HSSE menjadi landasan bagi semua pekerja Pertamina EP,” kata dia.
Menurut Nanang, HSSE bukan hanya slogan, tapi harus ditanamkan pada setiap orang yang terlibat dalam kegiatan usaha migas sehingga dapat tumbuh menjadi budaya. Apalagi industri hulu migas adalah industri yang sangat berisiko tinggi, baik risiko investasi maupun risiko operasional.
Karena itu, penerapan K3 (kesehatan dan keselamatan Kerja) sudah menjadi kewajiban melekat yang harus dipenuhi oleh industri hulu migas agar selalu berkelanjutan.
Meningkatkan pemahaman aspek HSSE terhadap seluruh pekerja, Pertamina EP menggelar acara Peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional 2018 di Jakarta (19/2/2018).
Kegiatan ini bertema “Jadikan HSSE Sebagai Beyond Culture” dan dilakukan secara serentak di seluruh aset maupun field yang tersebar di Indonesia.
