Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (20/1/2026).
Pada awal sesi, IHSG naik 21,9 poin, atau setara dengan 0,24 persen ke level 9.156,19, seiring meningkatnya minat beli investor pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Sejak awal perdagangan, pergerakan indeks cenderung berada di zona hijau dengan mayoritas saham mencatatkan penguatan. Tercatat lebih dari 300 saham menguat, sekitar 140 saham melemah, sementara sisanya bergerak stagnan. Volume transaksi di menit-menit awal mencapai lebih dari 2 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1 triliun.
Penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan didorong oleh naiknya sejumlah saham unggulan. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menjadi salah satu penopang utama indeks dengan kenaikan signifikan. Selain itu, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga turut berkontribusi terhadap pergerakan positif IHSG pagi ini.
Di sisi lain, beberapa saham mencatatkan pelemahan terbatas, terutama dari kelompok saham papan menengah, sehingga menahan laju penguatan indeks agar tidak bergerak lebih agresif.
Dari sisi sentimen, pelaku pasar masih merespons positif stabilnya kondisi makroekonomi domestik serta ekspektasi kebijakan moneter yang akomodatif. Optimisme investor juga ditopang oleh aksi beli lanjutan dari investor domestik, sementara pelaku pasar asing masih mencermati perkembangan global.
Selain faktor domestik, pasar turut memperhatikan dinamika global yang masih dibayangi ketidakpastian, terutama terkait arah kebijakan ekonomi negara maju. Meski demikian, sentimen tersebut belum memberikan tekanan berarti pada pasar saham domestik pada awal perdagangan hari ini.
Analis pasar modal menilai penguatan IHSG masih berpeluang berlanjut sepanjang indeks mampu bertahan di atas level 9.100. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dengan rentang support di kisaran 9.040–9.100 dan resistance di area 9.170–9.200.
Analis juga mengingatkan potensi volatilitas tetap terbuka seiring aksi ambil untung jangka pendek, terutama jika IHSG mendekati area resistance. Investor disarankan untuk tetap selektif dan mencermati saham-saham dengan fundamental kuat.
Dengan pembukaan yang positif ini, pelaku pasar berharap IHSG mampu mempertahankan tren penguatan hingga penutupan perdagangan, meskipun pergerakan indeks diperkirakan masih akan diwarnai fluktuasi sepanjang sesi.
