Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Kamis (22/01/2026), menguat dibanding penutupan sebelumnya.
Indeks dibuka di level 9.052,16 poin, menguat sebesar 41,83 poin atau sekitar 0,46% di awal sesi pagi. Penguatan ini menunjukkan adanya sentimen positif dari pelaku pasar di awal sesi I perdagangan, setelah beberapa hari lalu indeks sempat terkoreksi akibat aksi ambil untung investor.
Beberapa saham unggulan atau big caps berkontribusi terhadap penguatan indeks di pembukaan hari ini, terutama saham-saham di sektor perbankan, konsumer, dan pertambangan. Volume perdagangan di menit-menit pertama mencatat ribuan transaksi dengan mayoritas saham menunjukkan penguatan harga.
Analis pasar modal menyatakan, meskipun IHSG dibuka menguat, pasar masih berada dalam fase volatilitas tinggi. Technical traders memperkirakan indeks berpeluang melanjutkan tren positif jika mampu menembus level psikologis berikutnya di sekitar 9.070–9.100 poin, namun tetap perlu waspada terhadap potensi tekanan jual lanjutan di sesi berikutnya.
Menurut pandangan analis, penguatan pagi ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global yang stabil serta arus modal masuk dari investor asing yang kembali mencermati saham-saham unggulan domestik.
Pembukaan IHSG Kamis pagi menunjukkan tren positif dengan kenaikan 41,8 poin ke 9.052, mencerminkan optimisme awal pelaku pasar. Namun, dinamika pasar intraday masih bisa berubah seiring rilis data ekonomi dan sentimen global, sehingga investor disarankan untuk terus memantau pergerakan saham unggulan sepanjang sesi perdagangan.
(Sumber Data: AI)
