Jakarta, TopBusiness – Memasuki tahun 2026, peta transformasi digital Indonesia telah bergeser dari sekadar adopsi cloud dasar menuju integrasi Actionable AI dan Location Intelligence.
Di tengah tuntutan efisiensi yang semakin presisi, Terralogiq mengukuhkan posisinya bukan sekadar sebagai vendor, melainkan arsitek solusi strategis bagi lebih dari 250 korporasi besar di tanah air.
Hal ini seperti disebutkan oleh Thomas Hendy, CEO Terralogiq, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Menurut dia, di tengah banyaknya perusahaan yang terjebak dalam euforia AI (Artificial Intelligence) tanpa hasil yang terukur, Terralogiq justru menjawab tantangan ini dengan menggabungkan kekuatan Google Cloud AI dengan Location Intelligence.
Kombinasi ini memungkinkan enterprise di sektor logistik, ritel, hingga energi untuk tidak hanya melihat “apa” yang terjadi, tetapi “di mana” dan “bagaimana” mengoptimalkannya secara real-time.
“Tahun 2026 bukan lagi soal siapa yang paling cepat mengadopsi teknologi, tapi siapa yang paling relevan menerapkannya dalam konteks lokal,” ujar Thomas Hendy.
“Fokus kami adalah mengubah data lokasi yang masif menjadi efisiensi operasional yang berdampak langsung pada bottom line perusahaan,” imbuhnya.
Apalagi memang, dengan dominasi Terralogiq di ekosistem Google ini kian dipertegas dengan statusnya sebagai satu-satunya mitra di Indonesia yang memegang spesialisasi ganda:
- Google Maps Mobility Solutions: Fokus pada optimasi pergerakan armada dan efisiensi rute di tengah kompleksitas geografis Indonesia.
- Google Maps Platform Analytics Partner: Mentransformasi data titik koordinat menjadi wawasan bisnis (insight) untuk ekspansi pasar dan analisis perilaku konsumen.
Dampak Nyata
Dengan portofolio yang mencakup ratusan enterprise, Terralogiq telah membuktikan bahwa integrasi teknologi geospasial mampu menekan biaya operasional logistik hingga dua digit. Selain itu juga dapat meningkatkan akurasi target pasar bagi industri ritel dan perbankan.
“Di era, di mana data menjadi komoditas, Terralogiq memposisikan diri sebagai penjaga standar tata kelola data dan keamanan cloud bagi perusahaan yang menuntut stabilitas jangka panjang,” katanya.
Visi 2026
Lebih jauh ditegaskannya, Terralogiq memandang Indonesia bukan sekadar pasar, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi digital baru di Asia.
Melalui penguatan kapabilitas lokal yang setara dengan standar global, Terralogiq berkomitmen membantu perusahaan nasional memimpin di kancah regional.
Bagi perusahaan yang ingin mengoptimalkan investasi teknologi secara terukur, Terralogiq menyediakan konsultasi strategis untuk merancang peta jalan transformasi yang berkelanjutan.
Untuk diketahui, Terralogiq adalah Premier Partner Google yang mengkhususkan diri dalam solusi Peta, Cloud dan AI di Indonesia.
Perusahaan ini menyediakan layanan transformasi digital di tingkat enterprises yang mengintegrasikan kecerdasan lokasi, AI, dan infrastruktur cloud untuk membantu organisasi mengoptimalkan operasi, meningkatkan keterlibatan pelanggan, dan mencapai hasil bisnis yang terukur.
