TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perumda Surya Sembada Dorong Layanan Berkelanjutan Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Nurdian Akhmad
27 January 2026 | 20:22
rubrik: BUMD, Business Info, Event
Perumda Surya Sembada Dorong Layanan Berkelanjutan Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya memaparkan capaian kinerja dan strategi penguatan layanan dalam presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang dilakukan secara daring, Selasa (27/1/2026).

Membawakan materi berjudul “Pelayanan Prima untuk Semua”, manajemen menegaskan komitmen perusahaan sebagai BUMD air minum modern yang berorientasi pada pelayanan publik sekaligus kinerja bisnis berkelanjutan.

Presentasi tersebut disampaikan oleh Achmad Prihadi, SE, M.Si, Ak.CA, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Turut hadir dalam sesi penjurian ini Wafiyuddin, ST, MS (Perencanaan dan Pengembangan), Ika Yanuprapti, S.Si (Manajer Kinerja dan Standarisasi), serta Saptarini SH (Manajer Tata Usaha dan Humas).

Sedangkan dewan juri yang hadir ada Prof. Dr. Satya Arinanto (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia), Prof. Dr. Wahyudin  Zarkasyi S.E.,M.Si.,Ak.,CPA (Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran), Dr. Subandi (Dosen Universitas Budi Luhur/Praktisi Consulting), dan Dr.  Melanie K. Harriman (CEO Melani K. Harriman & Associates) yang juga merangkap sebagai moderator.

Dalam paparannya, Achmad Prihadi menjelaskan bahwa Perumda Surya Sembada menjalankan visi menjadi perusahaan air minum modern dengan misi utama menyediakan layanan air minum yang efisien, berkelanjutan, transparan, serta mendorong masyarakat bijak menggunakan air. Status perusahaan sebagai Perusahaan Umum Daerah (Perumda) tercermin dari proporsi orientasi usaha, yakni 56 persen layanan publik dan 44 persen laba.

Sebagai Perumda, orientasi usaha Surya Sembada didominasi oleh Public Service Obligation (PSO). Sekitar 56 persen pendapatan perusahaan dialokasikan untuk layanan publik dan subsidi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sementara 44 persen diarahkan pada kegiatan usaha agar perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan.

Hingga 2025, Perumda Air Minum Surya Sembada melayani 656.456 sambungan rumah, dengan layanan air 24 jam di hampir seluruh wilayah Surabaya. Sedangkan tingkat kehilangan air tercatat sekitar 31 persen, dengan kualitas air yang memenuhi standar air bersih.

Dari sisi kinerja perusahaan, Perumda Surya Sembada mencatat nilai kinerja 3,86 pada 2024 berdasarkan penilaian BPKP sesuai indikator Kementerian PUPR. Pada 2025, kinerja semakin menguat dengan realisasi key performance indicator (KPI) sebesar 113 persen, melampaui target yang telah ditetapkan dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) Direksi.

BACA JUGA:   Jalan Tol Jakarta-Cikampek Lancar

“Capaian KPI kami mencapai 113 persen. Ini mencerminkan efektivitas pengelolaan operasional dan keuangan, sekaligus komitmen seluruh jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ujar Achmad Prihadi.

Dari sisi keuangan, pada 2024 perusahaan membukukan laba bersih sekitar Rp279 miliar, dan menyetorkan dividen kepada Pemerintah Kota Surabaya sebesar Rp140,9 miliar.  Setoran dividen ini meningkat dibandingkan tahun 2023 sebesar RP 92,3 miliar dari laba bersih Rp 269 miliar.

Kontribusi ini menunjukkan peran strategis Perumda Surya Sembada sebagai penggerak pendapatan daerah.

Dalam presentasinya, Achmad Prihadi menyampaikan soal pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan layanan dan efisiensi perusahaan. Untuk pelanggan, Perumda Surya Sembada mengembangkan Customer Information System (CIS) berbasis aplikasi mobile.

Melalui CIS, pelanggan dapat melakukan pencatatan meter mandiri, pengaduan gangguan, pengecekan tagihan, hingga pembayaran non-tunai.

“Dengan CIS, pelanggan bisa mengakses layanan secara mandiri, cepat, dan transparan. Pengaduan juga terintegrasi otomatis ke sistem billing, sehingga penanganannya lebih cepat dan akurat,” jelas dia.

Di sisi internal, perusahaan memanfaatkan Global Navigation Satellite System (GNSS) Mobile Mapping untuk pendataan dan pemetaan aset. Teknologi ini mampu merekam jaringan perpipaan, rumah pompa, valve, hingga meter air pelanggan dengan akurasi sekitar 30 sentimeter.

Selain itu, Perumda Surya Sembada menerapkan aplikasi Personal Assistant (PA) sebagai bagian dari transformasi digital internal. Aplikasi ini mendukung sistem kerja paperless untuk workflow, perjalanan dinas, lembur, hingga persetujuan cuti. “Digitalisasi internal ini terbukti menekan penggunaan ATK, mempercepat proses administrasi, dan meningkatkan efisiensi kerja,” katanya.

Penguatan Tata Kelola dan SDM

Dalam aspek tata kelola, Perumda Surya Sembada menerapkan sistem manajemen kinerja berbasis KPI yang mengacu pada Perda dan peraturan direksi. Skor penerapan Good Corporate Governance (GCG) berdasarkan penilaian BPKP tercatat 80,4 persen, masuk kategori baik.

Penguatan sumber daya manusia (SDM) juga dilakukan melalui pelatihan, e-learning, dan shared learning program. Setiap pegawai diwajibkan mengikuti minimal 20 jam pelatihan per tahun, dengan capaian partisipasi 100 persen pada 2025. Tingkat kepuasan karyawan mencapai 85 persen, masuk kategori sangat puas.

Perusahaan juga membentuk Agent of Change (AOC) sebagai motor penggerak perubahan budaya kerja, inovasi, dan efisiensi. “AOC kami dorong menjadi katalis perubahan, sekaligus penjaga nilai integritas dan profesionalisme,” ujar Prihadi.

BACA JUGA:   Performa Bisnis dan Layanan Prima, BPRS Berkah Dana Fadhlillah Kandidat Raih TOP BUMD Awards 2025

Kontribusi ke Pemda dan Masyarakat

Selain dividen, Perumda Surya Sembada menyalurkan subsidi layanan hingga Rp170–175 miliar per tahun, terutama bagi pelanggan rumah tangga berpenghasilan rendah dan kelompok sosial. Tarif air Perumda Surya Sembada bahkan disebut sebagai salah satu yang termurah di Indonesia, dengan tarif sosial sekitar Rp 800 per meter kubik.

Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait pembiayaan rehabilitasi jaringan pipa tua yang sebagian besar berusia di atas 50 tahun. “Untuk mengganti satu kilometer pipa dibutuhkan sekitar Rp1 miliar. Di sisi lain, kami tetap harus menjaga subsidi dan kualitas layanan. Ini tantangan yang harus kami kelola dengan hati-hati,” ungkap Prihadi.

Bantuan juga diberikan dalam bentuk Program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemkot Surabaya. Bentuk bantuan tersebut antara lain bantuan kegiatan kerja sama sensus/survei persil, bantuan pembuatan instalasi pengolahan limbah cair rumah tangga. Selain itu, bantuan telor ayam kepada balita pra stunting di Kota Surabaya dan bantuan truk tangki untuk Dinas Pertanian Pemkot Surabaya.

Ada pula bantuan diseminasi dan penanganan TB di setiap kelurahan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemkot Surabaya. Tahun 2025, Perumda Surya Sembada merealisasi dana program CSR mencapai Rp 5,1 miliar.

Atas kinerja dan inovasinya tersebut, Perumda Air Minum Surya Sembada pada 2025 meraih sejumlah penghargaan antara lain Anugerah Humas Indonesia 2025 kategori Kanal Digital, Penghargaan Radar Surabaya Award Tahun 2025 Kategori Layanan Publik dengan sebaran 100% Air Bersih Se-Kota Surabaya.

Dalam ajang TOP BUMD Awards 2025, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya berhasil menyabet empat TOP BUMD Awards 2025 bintang 5, Golden Trophy karena tiga tahun berturut-turut meraih predikat bintang 5,  TOP CEO BUMD 2025, dan TOP Pembina BUMD 2025.

Masukan Dewan Juri

Dalam penjurian tersebut, dewan juri juga memberikan sejumlah masukan kepada manajemen Perumda Air Minum Surya Sembada yang antara lain terkait penguatan layanan pelanggan, inovasi kesehatan karyawan, tata kelola mutu, hingga strategi investasi jangka panjang.

BACA JUGA:   Bukan Sekadar Filantropi, TJSL PLN UIW Babel Selaras dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

Prof. Satya Arinanto menekankan pentingnya peningkatan aspek keamanan dan administrasi layanan. Ia mengingatkan agar perusahaan lebih waspada terhadap akun yang mengatasnamakan pegawai Perumda.

Selain itu, Prof. Satya menilai masih terdapat ruang perbaikan pada proses administratif pelanggan, seperti pemasangan meter, pencatatan, dan perubahan status pelanggan, agar lebih jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Sementara itu, Prof. Wahyudin Zarkasi memberikan apresiasi tinggi terhadap analisis sensitivitas yang diterapkan perusahaan, termasuk target penurunan Non-Revenue Water (NRW) yang dinilai realistis dan terukur. Namun, perhatian utama Prof. Wahyudin tertuju pada inovasi program kesehatan karyawan berbasis aplikasi Strava.

Menurut dia, program tersebut merupakan terobosan out of the box yang sangat relevan dengan isu nasional kesehatan masyarakat. “Ini inovasi luar biasa, hampir tanpa biaya, tetapi dampaknya besar. Bisa menekan risiko penyakit tidak menular, mengurangi biaya pengobatan, bahkan berkontribusi pada efisiensi keuangan negara,” ujar Prof Wahyudin.

Ia mendorong agar program ini lebih ditonjolkan, dimasukkan dalam annual report, dan dilaporkan secara terukur, seperti dampaknya terhadap tekanan darah, berat badan, serta penghematan biaya kesehatan.

Masukan juga disampaikan oleh Dr. Subandi dari Universitas Budi Luhur. Ia mengapresiasi berbagai inovasi teknologi yang telah dijalankan serta mendorong agar kerja sama dengan pihak ketiga, khususnya perguruan tinggi, terus diperkuat.

Dengan capaian yang ada, Perumda Air Minum Surya Sembada dinilai berpotensi menjadi pilot project nasional bagi PDAM lainnya. Dr. Subandi juga menekankan pentingnya penerapan dan konsistensi manajemen mutu, seperti ISO 9001 atau standar sejenis.

Adapun Dr. Melani K. Hariman menilai pendekatan inovasi perusahaan sudah sangat komprehensif, mulai dari penanganan isu utama operasional seperti NRW, hingga perhatian terhadap kesehatan karyawan dan pencegahan penyakit tidak menular. Ia menegaskan pentingnya strategi investasi jangka panjang yang terukur dan mampu meningkatkan nilai ekuitas serta reputasi perusahaan.

Dr. Melani juga merekomendasikan penerapan Economic Value Added (EVA) sebagai alat ukur kinerja investasi. Ia mencontohkan keberhasilan Manila Water, anak usaha Ayala Group, yang mampu menurunkan NRW secara signifikan dan mengembangkan anak usaha bernilai ekonomi tinggi hingga berdaya saing internasional.

Tags: Perumda Air Minum Surya SembadaPerumda Air Minum Surya Sembada Kota SurabayaTOP BUMD Awards 2025TOP BUMD Awards 2026
Previous Post

Hutama Karya Rampungkan Huntara Tahap 2, Perkuat Upaya Pemulihan Pascabencana di Aceh Timur

Next Post

BEI Suspensi INAI untuk Cooling Down

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR