TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jelang HBKN, Kemendag Dorong Percepatan Distribusi Bapok Antisipasi Kondisi Cuaca

Agus Haryanto
30 January 2026 | 10:36
rubrik: Business Info
FOTO – Pedagang Telur Ayam Kian Merugi

Foto: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Perdagangan memandang perlu untuk mempercepat distribusi barang-barang kebutuhan pokok (bapok), sebelum masuknya momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idulfitri 1447 H. Strategi tersebut untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi saat HBKN di tengah kondisi cuaca saat ini.

“Terkait dengan distribusi, faktor yang perlu menjadi perhatian adalah cuaca pada Februari dan Maret 2026. Kami sepakat, semua distributor termasuk Bulog dan ID Food agar sudah melancarkan pendistribusian bapok ke semua daerah di Indonesia (sebelum HBKN),” ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal S. Shofwan, setelah memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Kamis (29/1), sebagaimana dikutip dari kemendag.go.id.

Rakor bertujuan memastikan kelancaran distribusi bapok jelang HBKN di tengah kondisi cuaca saat ini serta kesiapan seluruh infrastruktur distribusi, baik darat, laut, maupun udara. Upaya ini untuk menjaga ketersediaan bapok dan mencapai stabilitas harga saat HBKN.

Mengutip informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) dalam rakor tersebut, kondisi cuaca pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2026 perlu menjadi perhatian. Kondisi cuaca ini terutama untuk Pulau Sumatra, Sulawesi, dan Papua. Iqbal mengatakan, dipercepatnya penyaluran bapok ke berbagai wilayah adalah untuk memastikan ketersediaan stok bapok di wilayah tersebut saat HBKN.

Untuk mempercepat distribusi antarpulau dan ke wilayah Timur Indonesia, perlu dukungan logistik dan pengangkutan menggunakan tol laut. Untuk itu, Iqbal menyampaikan, rapat koordinasi turut membahas kesiapan layanan pelabuhan dengan Kementerian Perhubungan. Salah satu upayanya adalah menginventarisasi kontainer untuk penugasan dan pelaksanaan distribusi melalui tol laut.

BACA JUGA:   Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp 1.931,2 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja
Tags: kemendag
Previous Post

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature Berbasis Dolar AS

Next Post

FIFGROUP Cabang Palembang Perkuat Budaya Aman Berlalu Lintas Sejak Dini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR